Tak Ingin Persulit Wajib Pajak, Samsat bulukumba Beri Kebijakan Perpanjangan STNK 5 Tahunan

Dalam aturannya, ada enam syarat yang tertera sesuai dengan ketentuan Pasal 83 ayat 2 Perkap No 5 tahun 2012.

Tak Ingin Persulit Wajib Pajak, Samsat bulukumba Beri Kebijakan Perpanjangan STNK 5 Tahunan
TRIBUN TIMUR/FIKRI ARISANDI
Baur Cek Fisik Kendaraan Bermotor Samsat Bulukumba, Bripka Suryadi, saat ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Persyaratan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), terpajang besar di samping ruang pelayanan Cek Fisik Kendaraan Bermotor Samsat Bulukumba.

Dalam aturannya, ada enam syarat yang tertera sesuai dengan ketentuan Pasal 83 ayat 2 Perkap No 5 tahun 2012.

Salah satu aturan dalam pasal tersebut, yakni penggunaan surat kuasa dari pemilik kendaraan, jika diwakili.

Baca: Bulukumba Diprediksi Hujan Ringan

Baca: RESMI!Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS di Papua Barat, Login di sscn.bkn.go.id,Bagaimana dengan Papua?

Baca: Tips Jitu WhatsApp, Cara Mudah Ciduk Orang-orang yang Sering Kepoin Profil Kamu

Hal tersebut, ditanyakan oleh beberapa pembayar pajak. Pasalnya, rerata motor yang mereka miliki, bukan atas nama pribadi.

Seperti misalnya, Syamsuddin. Warga Desa Bontoraja, Kecamatan Gantarang itu mengaku tak mengetahui lagi siapa orang yang tertera dalam STNK motornya.

"Saya kan beli motor bekas pak. Sudah bukan tangan pertama. Jadi saya tidak tahu lagi yang mana pemilik pertamanya. Hanya alamat yang ada, itupun jauh. Di Gowa. Bagaimana caranya saya minta surat kuasa?," tanya Syamsuddin, Rabu (13/3/2019).

Menanggapi hal itu, Bintara Urusan (Baur) Cek Fisik Kendaraan Bermotor Samsat Bulukumba, Bripka Suryadi, menjelaskan, bahwa aturan memang tak dapat dilanggar, namun untuk syarat tersebut, pihaknya memberikan kebijakan.

Menurut Bripka Suryadi, selama pengurus pajak dapat memperlihatkan STNK asli dan Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) asli, serta e-KTP, pihakya bakal memproses.

"Kita kasi kebijakanlah. Masa mau mempersulit, kecuali kalau tidak bisa perlihatkan BPKB asli, mohon maaf saja," kata dia.

Tak perlu khawatir, kata Bripka Suryadi, kalaupun ada motor curian, pasti bakal terdeteksi.

"Kalau motor curian pasti kita tahu. Karena kendaraan curian yang sudah diblokir nopolnya, itu pasti muncul di sistem, lengkap dengan alasan pemblokirannya," jelas dia.

"Kalau misalnya di blokir karena dicuri, pasti muncul di sistem. Dan ini terkoneksi ke seluruh Samsat di Indonesia," jelasnya menambahkan.

Olehnya, atas kemudahan pengurusan pajak kendaraan, Bripka Suryadi berharap tak ada alasan lagi untuk tak membayar pajak. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved