Pria Empat Anak Warga Pasangkayu Ditemukan Tewas Tergantung di Polman

Tubuhnya masih tergantung menggunakan tali tambang warna biru. Sementara korban hanya mengenakan sarung tanpa baju.

Pria Empat Anak Warga Pasangkayu Ditemukan Tewas Tergantung di Polman
edy jawi/tribunpolman.com
Warga Pasangkayu gantung diri di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar (Polman), Sulbar, Rabu (13/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, POLMAN - Kaharuddin (47), ditemukan tewas tergantung di rumah saudaranya, Ma'dalia, di Desa Karama, Kecamatan Tinambung, Polewali Mandar (Polman), Sulbar.

Kejadian itu menggegerkan masyarakat sekitar.

Peristiwa itu terjadi Rabu (13/3/2019), sekira pukul 01.30 WITA. Kahar didapati keluarganya dalam kondisi tak bernyawa.

Tubuhnya masih tergantung menggunakan tali tambang warna biru. Sementara korban hanya mengenakan sarung tanpa baju.

Kepala Desa Karama, Muhammad Mandarang mengatakan, saat ini korban telah disemayamkan di rumah duka. Rencananya dikebumikan sore ini.

Menurut Muhammad Mandarang, korban merupakan warga Karama yang  pindah domisili ke Desa Sarudu, Kecamatan Sarudu, Kabupaten Pasangkayu, Sulbar.

"Sudah ber-KTP disana," ujar Muhammad Mandarang.

Kaharuddin memiliki seorang istri dan empat orang anak. Korban datang ke Polman untuk berobat.

"Kepalanya yang sakit," katanya.

Diduga korban bunuh diri lantaran depresi. Sakitnya tak kunjung pulih. Padahal sudah berobat ke RSUD Majene dan pengobatan tradisional. (TribunPolman.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved