Nurdin Abdullah: Ekspor Sulsel Meningkat

Hal tersebut disampaikan Nurdin Abdullah, saat pelepasan secara simbolis ekspor komoditi pertanian unggulan Sulsel

Nurdin Abdullah: Ekspor Sulsel Meningkat - nuruae.jpg
amiruddin/tribun-timur.com
Nurdin Abdullah bersama Mentan RI, Andi Sudirman Sulaiman saat pelepasan sejumlah komoditi ekspor di KIMA, Rabu (13/3/2019).
Nurdin Abdullah: Ekspor Sulsel Meningkat - eks4.jpg
sanovra/tribuntimur.com
Nurdin Abdullah bersama Mentan RI, Andi Sudirman Sulaiman saat pelepasan sejumlah komoditi ekspor di KIMA, Rabu (13/3/2019).
Nurdin Abdullah: Ekspor Sulsel Meningkat - eks5.jpg
sanovra/tribuntimur.com
Nurdin Abdullah bersama Mentan RI, Andi Sudirman Sulaiman saat pelepasan sejumlah komoditi ekspor di KIMA, Rabu (13/3/2019).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof Nurdin Abdullah mengatakan ekspor komoditi di Sulsel mengalami peningkatan.

Hal tersebut disampaikan Nurdin Abdullah, saat pelepasan secara simbolis ekspor komoditi pertanian unggulan Sulsel, di Kawasan Industri Makassar (KIMA), Jl Kima Raya, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar.

Acara tersebut dihadiri Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin, sejumlah kepala daerah, dan undangan lainnya.

"Nilai ekspor kita di Sulsel mengalami peningkatan 18 persen, sedangkan impor kita terus menurun," kata Nurdin Abdullah.

Mantan Bupati Bantaeng tersebut, juga menyebut salah satu pemicu meningkatnya ekspor Sulsel, gegara kebijakan Presiden RI Joko Widodo.

Mimpi masyarakat Sulsel dan Indonesia timur, kata dia, akhirnya tercapai dengan adanya kebijakan ekspor langsung produk atau komoditinya.

"Sekarang produk ataupun komoditi pertanian kita dapat langsung diekspor ke Eropa, Amerika, maupun negara Asia lainnya. Itu semua berkat kebijakan Presiden Jokowi yang ingin direct," ujarnya.

Apalagi kata dia, dengan beroperasinya Makassar New Port, ekspor produk ataupun komoditi asal Sulsel semakin mudah.

"Ekspor ke Jepang sebelumnya butuh waktu 36 hari, sekarang hanya butuh 16 hari saja dengan beroperasinya Makassar New Port," ujarnya.

Sementara itu, Mentan RI, Andi Amran Sulaiman menyebut nilai ekspor Sulsel hingga hari ini telah mencapai Rp 800 milyar.

Halaman
12
Penulis: Amiruddin
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved