Kejari Gowa Istimewakan Terdakwa Korupsi Beras Miskin

Perlakuan istimewa diberikan Jaksa kepada terdakwa karena diantar jemput ke Pengadilan dengan menggunakan mobil dinas atau plat merah.

Kejari Gowa Istimewakan Terdakwa Korupsi Beras Miskin
hasan/tribun-timur.com
Kejari Gowa Istimewakan Terdakwa Korupsi Beras Miskin karena mengantar ke PN Makassar pakai mobil dinas bukan kendaraan tahanan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kejaksaan Negeri Gowa terkesan mengistimewakan tiga terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan beras miskin (raskin) dan rastra.

Ketiga terdakwa itu adalah pegawai Satker Bulog Subdivre Panaikang Makassar, Ferial Rina (35) dan dua pengumpul beras Muh Dahlan (55) dan Ansar Baso (28).

Perlakuan istimewa diberikan Jaksa kepada terdakwa karena diantar jemput  ke Pengadilan dengan menggunakan mobil dinas atau plat merah. Mestinya, terdakwa diantar jemput memakai mobil tahanan.

Hal itu terlihat pada saat tiba di halaman  Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar Jl Kartini Kecamatan Ujung Pandang, Selasa (12/03/2019) siang.

Terdakwa  nampak turun dari mobil dinas dengan nomor polisi DD 1761 OH. Tidak hanya  terdakwa.  Beberapa  bundel berkas perkara juga  diturunkan dari mobil dinas itu.

Seorang Jaksa yang coba ditemui wartawan, enggan dimintai keterangan. Ia meminta agar konfirmasi langsung kepada Humas di Kejari Gowa. "Kita konfirmasi ke humasnya," sebutnya.

Namun ia membenarkan jika perkara yang rencana disidangkan adalah kasus Raskin 2017 dan Rastra 2018 dengan tiga orang terdakwa.

Terdakwa rencananya menjalani persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Namun proses persidangan berlangsung molor.

Hingga pukul 16.30 Wita sore tadi, ketiga terdakwa belum disidang.

Berdasarkan informasi diperoleh Tribun tiga terdakwa merupakan limpahan perkara Polres Kabupaten Gowa.

Halaman
123
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved