Calegnya Diproses Bawaslu, Ketua PSI Bulukumba Siapkan Pengacara

Kasus pelanggaran pemilu Ibrahim Guntur, saat ini sementara berproses di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba.

Calegnya Diproses Bawaslu, Ketua PSI Bulukumba Siapkan Pengacara
firki/tribunbulukumba.com
Muhammad Asri Pato 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bulukumba, Muhammad Asri Pato, mengaku bakal menyiapkan pengacara untuk mendampingi proses hukum yang menimpa calon legislatifnya, Ibrahim Guntur.

Kasus pelanggaran pemilu Ibrahim Guntur, saat ini sementara berproses di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba.

Ibrahim diduga melanggar Pasal 280 ayat 1 huruf J, Undang-undang 7 tahun 2017, yakni pelaksana, peserta dan tim pelaksana kampanye dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta kampanye pemilu.

Pasalnya, ia diduga melakukan politik uang dengan melibatkan Yayasan Fajarqu.

Motifnya, dengan pemberian kartu yang bisa diakses untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan bedah rumah.

"Selaku ketua, kita tentu mengikuti proses hukum yang berjalan. Ada pengacara yang kami siapkan, PSI harus tetap solid," kata Asri Pato, Rabu (13/3/2019).

Meski demikian, Asri mengaku tetap menyerahkan proses kasus dugaan pelanggaran pemilu itu untuk di proses hukum.

Pihaknya juga masih tetap bijaksana dan meminta sejumlah pihak untuk tak memvonis secara sepihak, sembari menunggu putusan pengadilan.

"Sekalipun dilimpahkan kita belum tentu menganggap salah jika belum ada keputusan," jelasnya.

PSI Bulukumba, lanjut mantan aktivis muda Bulukumba itu, taat hukum. Pelanggaran pemilu dinilai menjadi hal biasa terjadi, khususnya pada kontestasi pemilihan legislatif (Pileg).

"Biasa terjadi kalau musim pemilu. Bukan hanya PSI yang mengalami itu," jelasnya.

Sebelumnya, Komisioner Bawaslu Bukukumba, Abdul Rahman, menjelaskan, saat ini kasus dugaan pelanggaran Ibrahim Guntur sudah ditingkatkan ke penyidikan.

"Yang namanya kasusnya naik penyidikan berarti temuan dilapangan sudah kuat dengan bukti yang kita miliki," kata Abdul Rahman. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved