Caleg DPR RI Golkar Muh Yasir Garap Pemilih Milenial Bone dan 10 Saksi Tiap TPS

Caleg DPR RI Golkar Muh Yasir Garap Pemilih Milenial dan 10 Saksi Tiap TPS

Caleg DPR RI Golkar Muh Yasir Garap Pemilih Milenial Bone dan 10 Saksi Tiap TPS
Citizen Reporter
Caleg Golkar DPR RI Dapil Sulsel 2, Muh Yasir, bersama relawan milenial 

TRIBUN-TIMUR.COM, WATAMPONE -k

Komunitas pencinta seni tarik suara Kab Bone, The Keys mengakui banyak caleg yang ternyata duduk tapi tidak memberi perubahan apa-apa pada wilayah yang diwakilinya. Itu membuktikan bahwa warga sudah salah memberi aspirasinya.

Pada pileg 2019 kali ini, The Keys, berharap masyarakat bisa mengambil pelajaran. "Jangan sampai salah pilih lagi. Kalau sudah satu dua kali diberi kepercayaan tidak ada perubahan, untuk apa dipilih kembali?" tegas Ketua The Keys Bone, Suhardi, Minggu, 10 Maret 2019.

Komunitas yang intens membina bakat-bakat beliau di dunia tarik suara ini menjelaskan, wakil rakyat yang harus dipilih kelak adalah yang bisa memberi perubahan.

"Salah satu caleg itu adalah Muh Yasir, nomor urut 5 dari Partai Golkar untuk DPRI (pusat). Sudah berapa kali komunitas kami merasakan kepeduliannya pada masyarakat Bone," katanya.

Dia percaya, jika diberi amanah duduk di pusat, jejaring nasional yang sudah dimiliki Muh Yasir bakal banyak bermanfaat untuk wilayah dapil 2 Sulsel, khususnya Bone.

"Semua orang tahu, belum duduk saja Muh Yasir sudah banyak membawa manfaat untuk Bone. Apalagi kalau sudah duduk. Pasar, jalan dan jembatan tidak susah masuk ke Bone kalau wakilnya sekelas Muh Yasir," tegasnya.

Muh Yasir putra asli Bone yang kembali bertarung di pileg 2019 ini.

Pada pileg 2014 lalu, Yasir meraih 64 ribu, suara terbanyak keempat sedapil 2. Pensiunan kementerian perdagangan RI ini juga satu-satunya putra Bone Utara yang akan bertarung di dapil 2.

Saksi TPS

Untuk menjaga perolehan suara, Muh Yasir menyiapkan 5 saksi di TPS daerah basis.

Untuk TPS non basis, Yasir menyiapkan 10 saksi untuk mengawal perolehan suara.

"Mencegah pengalaman 2014 terulang. Suarat dari TPS tak sesuai dengan haisl hitung KPU," tim relawan Yasir, M Yusuf.

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved