Polisi Bidik Tersangka Dugaan Korupsi 32 Kepala Desa di Gowa

Satreskim Polres Gowa terus melakukan pendalaman terkait dugaan penyelewengan dana desa di Kabupaten Gowa.

Polisi Bidik Tersangka Dugaan Korupsi 32 Kepala Desa di Gowa
Ari Maryadi/Tribun Timur
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Satreskim Polres Gowa terus melakukan pendalaman terkait dugaan penyelewengan dana desa di Kabupaten Gowa.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan polisi telah meningkatkan satu kasus ke tahap penyidikan dari 32 kepada desa yang telah diperiksa.

Namun, perwira polisi dua melati ini masih enggan menyebut desa mana yang telah naik ke tahap penyidikan ini. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk keperluan penyidikan lebih mendalam.

Baca: 305 Personil Brimob Bone Periksa Kesehatan

Baca: Wakil Bupati Sinjai Minta Aparat Desa Ketahui Visi Misinya

Baca: Jamaah Haji di Palu Jalani Pemeriksaan Tahap 2

"Sekarang ada satu naik ke sidik. Pasca tentukan tersangka kita akan rilis," kata Shinto Silitonga melalui pesan WhatsApp, Selasa (12/3/2019).

Sebelumnya, jebolan Akpol angkatan 1999 ini mengatakan, polisi menemukan dugaan adanya penyalahgunaan dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD) pada 32 desa di Kabupaten Gowa.

Menurut Shinto, 32 kepala desa diperiksa guna menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai penyalahgunaan anggaran.

"Kami bekerja proporsional. Tim Intelijen sedang mendalami dana desa dan alokasi dana desa ini," kata Shinto Silitonga, Kamis (7/3/2019) lalu.

Shinto melanjutkan, Polres Gowa fokus melakukan pengecekan antara dokumen penyerapan anggaran dengan kondisi fisik yang sebenarnya.

“Jangan sampai di atas kertas dana desa sudah terserap, tapi fisiknya belum sempurna. Bahkan tidak dikerjakan," tandas Shinto Silitonga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Gowa, Muh Asrul belum memberikan tanggapan terkait tindakan Polres Gowa yang melakukan penyelidikan terhadap 32 Kepala Desa di Gowa ini.

Hingga berita ini diturunkan, Tribun Timur telah mencoba mengonfirmasi via telepon. Namun Muh Asrul belum memberikan respon. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved