OPINI

OPINI - Mengadili Pikiran

SBY didemo oleh sekelompok orang dengan membawa kerbau. Di badan kerbau itu tertulis SiBuYa, untuk menyindir presiden yang dianggap lamban saat itu.

OPINI - Mengadili Pikiran
Facebook
Fajlurrahman Jurdi

Oleh:
Fajlurrahman Jurdi
(Dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin)

Sebelum ditafsirkan terlalu jauh, artikel ini tidak hendak melihat dari sisi hukumnya, tetapi dari sisi yang lebih luas.

Pertanyaan sederhananya dimulai dengan: Perlukah Robertus Robert atau Rocky Gerung bahkan Ahmad Dani menghadapi sidang ‘pikiran’? Atau setidak-tidaknya, perlukah mereka ‘diperiksa’ pikirannya?

Jika seseorang mengkritik atau bahkan ‘memaki’ badan/lembaga publik dalam arti ‘akademik’, meskipun itu ‘menyakitkan’ bagi telinga mereka yang bekerja di sana, perlukah pikirannya diadili dalam konteks negara demokrasi?

Bagaimana cara negara demokrasi harus memeriksa pikiran tiap orang dan mengadili ucapan yang ia produksi dari hasil pikirannya adalah deretan pertanyaan yang rumit. 

Jika basis argumennya adalah negara totaliter atau fasis, maka pertanyaan di atas tidak perlu diperiksa terlalu jauh cara berpikirnya.

Baca: Perempuan yang Diinterogasi Satpol PP Jeneponto Bantah Pelaku Mobil Goyang

Karena salah satu cirinya, jenis rezim ini adalah ‘mengawasi pikiran’ dan ‘menghentikan semua pikiran’ yang dianggap distingtif dengan daya khayal, hasrat dan kehendak yang berkuasa.

Kekuasaan bagai ‘setan’ yang kabur dari neraka, membakar dan melumat tiap yang mencoba mengganggu dan menghalanginya. Karena itu, kita perlu memeriksa kembali argumen-argumen yang melatari institusi politik demokrasi, sebelum kita menuding ‘siapa yang salah’.

Pertama, institusi publik adalah ‘milik publik’, ia bukan milik privat. Jika milik publik, maka perlu disadari jika publik melakukan kritik atau bahkan ‘memakinya’, tidak perlu ada yang merasa tersinggung.

Karena yang ia kritik bukan harta milik seseorang. Yang ia gugat bukan keturunan atau saudara seseorang.

Halaman
123
Editor: Aldy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved