Nenek Miskin di Marusu Menangis Dapat Bantuan

Warga miskin yang tinggal di rumah reot tersebut, selama ini, jarang mendapat perhatian termasuk dari pemerintah.

Nenek Miskin di Marusu Menangis Dapat Bantuan
Humas Polres Maros
Bhabinkamtibmas Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Maros, Bripka Muh Saleh menyambangi nenek miskin di Dusun Kuri Lompo, Sitti. 

TRIBUN MAROS.COM, MARUSU - Kondisi seorang nenek di Dusun Kuri Lompo, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Sitti (80) mendapat perhatian dari Bhabinkamtibmas, Bripka Muh Saleh, Senin (11/3/2019).

Warga miskin yang tinggal di rumah reot tersebut, selama ini, jarang mendapat perhatian termasuk dari pemerintah.

Bripka Muh Saleh meyambangi nenek Sitti dan menyerahkan bantuan sembako. Saleh didampingi Kepala Dusun Kuri Lompo, Abdul Majid dan warga setempat.

"Kami datang untuk menyalurkan bantuan dan memantau kondisi kesehatan nenek Sitti. Kasihan melihat nenek dengan kondisinya," kata Saleh.

Saat menerima bantuan, nenek Sitti terharu dan tidak mampu menahan air matanya. Beberapa kali, nenek Sitti berterima kasih.

Sitti bersyukur telah mendapat bantuan dari polisi. Dia berharap ada bantuan dari pihak pemerintah, khususnya bedah rumah.

"Dalam kesehariannya, nenek Sitti hanya bisa pasrah menjalani hidupnya. Dia mengharapkan bantuan dari para masyarakat dan dermawan," katanya.

Diusia tuanya, Sitti terpaksa tinggal di rumah reot berukuran 4x4 meter. Rumah tersebut sudah tidak layak huni. Kondisi rumah sudah hampir roboh.

Atap rumah bocor, papan dan dinding juga sudah rapuh. Mirisnya, meksi kondisinya memprihatikan, nenek yang tinggal bersama putranya, Ambo Tang (53) tersebut, jarang mendapat perhatian.

Sitti menjanda puluhan tahun terakhir setelah suaminya meninggal. Ambo Tang juga tidak bisa diandalkan karena kondisinya yang mengalami gangguan jiwa.

Keluarga miskin tersebut hanya pasrah dengan keadaannya. Sebenarnya, Sitti ingin tinggal rumah layak, namun apa daya. Sitti tidak memiliki penghasilan.

Keduanya hanya hidup dengan belas kasihan dari warga setempat. Sitti sudah tidak bisa bergerak seperti biasanya. Padahal ia ingin mencari nafkah.

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Penulis: Ansar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved