Mengaku Dipukul, Staf Laporkan Camat Banggae Majene ke Polisi

Namun Camat tersebut tidak menerima lantaran bukan dari toko langganan. Keduanya pun bersitegang.

Mengaku Dipukul, Staf Laporkan Camat Banggae Majene ke Polisi
edy jawi/tribunmajene.com
Hamzah menyampaikan laporan pemukulan di Mapolsek Banggae, Majene, Senin (11/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Majene melaporkan atasannya ke polisi lantaran dipukul.

Ia adalah Hamzah, Kasubag Kepegawaian, Keuangan, Perlengkapan dan Umum, Kantor Kecamatan Banggae, Majene.

Hamzah mengaku dipukul Camat Banggae, Azis Said, Senin (11/3/2019). Itu terjadi pada pukul 15.40 WITA.

Menurut Hamzah, saat itu dirinya menyampaikan nota pinjaman ruangan kerja Camat Banggae.

Namun Camat tersebut tidak menerima lantaran bukan dari toko langganan. Keduanya pun bersitegang.

"Dia bilang, saya tidak terima dan berdiri langsung pegang leher," ungkap Hamzah usai melapor ke Mapolsek Banggae, Senin (11/3/2019).

Pengakuan Hamzah, dia dicekik lalu dipukul di pipi kiri. Akibatnya, terdapat bekas cekikan di leher Hamzah. Telinganya pun berdarah.

Saat itu Hamzah sempat berteriak dan pegawai lainnya datang melerai. Tak terima, Hamzah pun melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Banggae.

"Saya teriak sempat masuk orang, nanti ada orang baru saya dipukul," katanya.

Terpisah, Camat Banggae, Azis Said membantah telah memukul Hamzah. Namun, dia mengakui sempat memegang kerah baju bawahannya tersebut.

"Saya memang khilaf, tidak ada niat saya itu pak, untuk merusak bawahan, tidak ada," jelasnya.

Menurut Azis, saat itu dirinya baru saja pulang dari kunjungan ke Desa Pamboborang. Saat itu, dirinya merasa kecapekan. Hamzah lalu menemuinya di ruang kerjanya.

"Saya baru masuk ke ruangan itu, baru capek sekali saya masuk ke ruangan. Dikasi pengertian (ke Hamzah), lebih keras suaranya," ungkap Azis.

Tak terima dibantah kasar bawahannya, Azis spontan mendorongnya. Terkait luka di telinga, Azis menduga terkena pin logo perahu sandeq yang melekat di baju Hamzah.

"Saya agak spontan masa kan bawahan saya kasi nasehat lebih keras suaranya, kan spontanitas pak apalagi suasana capek saya, saya memang khilaf," pungkasnya. (Tribun Majene.com)

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved