Ketua PSI Bulukumba Bakal Laporkan Pembakaran Bendera Partai ke Polisi

Kasus pembakaran bendera Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di Dusun Lembang, Desa Jojjolo, Kecamatan Bulukumpa, oleh orang tak dikenal.

Ketua PSI Bulukumba Bakal Laporkan Pembakaran Bendera Partai ke Polisi
facebook
Salah satu baliho caleg PSI Bulukumba yang di rusak. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Suhu politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019, di Kabupaten bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai memanas.

Pelanggaran pemilu pun semakin marak, mulai dari dugaan penyalahgunaan wewenang, hingga money politik, menjadi kasus yang banyak ditangani Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulukumba.

Bahkan, Selasa (12/3/2019), kembali terjadi aksi pembakaran bendera Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di Dusun Lembang, Desa Jojjolo, Kecamatan Bulukumpa, oleh orang tak dikenal.

Baca: 305 Personil Brimob Bone Periksa Kesehatan

Baca: Wakil Bupati Sinjai Minta Aparat Desa Ketahui Visi Misinya

Baca: Jamaah Haji di Palu Jalani Pemeriksaan Tahap 2

Ketua PSI Bulukumba, Asri Pato, yang dikonfirmasi Selasa (12/3/2019), mengaku bakal membawa aksi pembakaran bendera itu, ke ranah hukum.

"Kita akan laporkan ke polisi. Mungkin besok kita akan lakukan pelaporannya. Ini tidak boleh dibiarkan," kata Asri Pato melalui telepon genggam.

Asri berharap, semua pihak harus bersikap dewasa dan jentelmen, tidak ada tindakan yang merugikan orang atau pihak lain.

"Sebaiknya kita bertarung gagasan, kita harus ciptakan demokrasi yang damai. Tidak dengan seperti ini," tambahnya.

Sebelumnya, salah seorang kader PSI Bulukumba, Asdar Sakka, melalui media sosial (Medsos), menyampaikan aksi pembakaran bendera itu.

Bahkan bukan hanya bendera PSI yang dibakar, beberapa baliho caleg yang terpasang juga di rusak.

Olehnya, ia meminta pihak berwajib mengusut tuntas kasus tersebut, sebelum terjadi kegaduhan. (TribunBulukumba.com)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved