Ingin Ikuti Lisensi Kepelatihan, Coach Gasiba Bulukumba Tak Dapat Sokongan Dana

Coach Gasiba Junior, Ronald Rogeng, menyampaikan curahan hatinya.Niatnya untuk menjadi pelatih yang diakui PSSI belum menemui titik terang.

Ingin Ikuti Lisensi Kepelatihan, Coach Gasiba Bulukumba Tak Dapat Sokongan Dana
TRIBUN TIMUR/FIKRI ARISANDI
Coach Gasiba Junior, Ronald Rogeng, saat menyampaikan curahan hatinya, di salahsatu warkop dibilangan AP Pettarani Bulukumba, Selasa (12/3/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Di sebuah warung kopi, di bilangan Jl AP Pettarani, kota bulukumba, Coach Gasiba Junior, Ronald Rogeng, menyampaikan curahan hatinya.

Niatnya untuk menjadi pelatih yang diakui Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), belum menemui titik terang.

"Saya kekurangan dana. Padahal saya mau sekali, ini juga untuk kemajuan Sepak bola di bulukumba," cerita Regeng, sapaannya, Selasa (12/3/2019).

Baca: 305 Personil Brimob Bone Periksa Kesehatan

Baca: Wakil Bupati Sinjai Minta Aparat Desa Ketahui Visi Misinya

Baca: Jamaah Haji di Palu Jalani Pemeriksaan Tahap 2

Regeng juga mengaku telah menghubungi Ketua Gasiba Bulukumba, Tomy Satria Yulianto, yang tak lain merupakan Wakil Bupati Bulukumba.

Namun, hingga saat ini, dirinya belum mendapat respon ataupun kejelasan dari Tomy Satria.

Pria kelahiran Bulukumba tahun 1986 itu, berharap besar untuk mendapatkan lisensi.

Pasalnya, beberapa pengalamannya saat ini, dalam laga besar yang dilakoni Gasiba, kerap terkendala pelatih.

Karena tak adanya pelatih berlisensi yang dimiliki Butta Panrita Lopi, julukan Bulukumba.

Regeng mengaku, dirinya bukanlah orang baru di Gasiba. Dia bahkan telah mencetak generasi pemain yang telah masuk Timnas Indonesia U-16.

Lewat tangan dinginya, Fahmi Kulhaedi, berhasil masuk di kesebelasan garuda muda.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved