Besok, Ada Latihan PKD di Runway Bandara Hasanuddin, Penumpang Diimbau Tidak Panik

Penumpang atau warga yang berada di kawasan bandara, diimbau supaya tidak panik. Pasalnya, latihan akan berlangsung, laiknya terjadi masalah besar di

Besok, Ada Latihan PKD di Runway Bandara Hasanuddin, Penumpang Diimbau Tidak Panik
Humas Bandara Hasanuddin
General Manajer Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin Makassar saat jumpa pers di Hotel Dalton. 

TRIBUN MAROS.COM, MANDAI - Angkasa Pura I Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, di Kecamatan Mandai, Maros, akan menggelar latihan Penganggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang ke-102.

PKD tersebut akan berlangsung di area sisi udara Runway 21 Bandara Sultan Hasanuddin, Rabu (13/3/2019) besok.

Penumpang atau warga yang berada di kawasan bandara, diimbau supaya tidak panik. Pasalnya, latihan akan berlangsung, laiknya terjadi masalah besar di bandara.

General Manajer Angkasa Pura I, Wahyudi mengatakan, Selasa (12/3/2019) PKD digelar untuk melatih dan menguji kemampuan petugas bandara, saat terjadi keadaan darurat.

"Kami gelar pelatihan tanggap darurat. Kegiatan ini kami gelar dua kali dalam setahun. Latihan ini berkaitan dengan kondisi darurat penerbangan," kata Wahyudi.

Nantinya, saat simulasi berlangsung, aktivitas di bandara tetap berjalan normal seperti biasa.

Apalagi, bandara memiliki dua runway. Masih ada satu runway yang bisa dipergunakan untuk operasional penerbangan.

"Selain menguji kemampuan personel, PKD ini juga menjadi latihan maksimalkan koordinasi dan komunikasi berbagai pihak penerbangan," katanya.

Koordinasi tersebut meliputi dokumen penanggulangan keadaan darurat bandara, dokumen keamanan dan SOP yang berlaku.

Sementara, Kepala Operasional dan Pelayanan Bandara, Trubus Suharsono mengatakan, PKD meliputi tiga jenis latihan yakni, latihan penanganan ancaman keamanan bandar di area Dropzone.

Latihan kedua yakni penanganan kebakaran gedung di Hotel Ibis Bandara dan latihan penanganan kecelakaan pesawat.

"Kegiatan akan dilakukan sampai malam. Tantangan latihan kali ini pada malam hari. Beda dari tahun lalu yang dilaksanakan pada siang hari," katanya

Pihaknya akan melibatkan 700 personel mulai dari Angkasa Pura I, TNI AU, AirNav Cabang Makassar, Polri, Basarnas, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Imigrasi Makasaar, Bea Cukai dan Maskapai Penerbangan.

"Nantinya, kegiatan ini akan melibatkan kurang lebih 40 ambulans dari berbagai rumah sakit yang ada di Maros dan Makassar," katanya.

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Penulis: Ansar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved