Puluhan Kepala Desa di Bulukumba Telah Dipanggil Polisi

Dengan pengawasan yang dilakukan oleh Polri, lanjut AKP Bery, penggunaan dana desa bisa sesuai dengan peruntukannya.

Puluhan Kepala Desa di Bulukumba Telah Dipanggil Polisi
firki/tribunbulukumba.com
Kasatreskrim Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Puluhan kepala desa (Kades) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), telah menghadiri panggilan kepolisian.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Bulukumba, AKP Bery Juana Putra, Senin (11/3/2019).

Menurut AKP Bery, pemanggilan puluhan kades tersebut, untuk dilakukan pengawasan berkala terkait penggunaan anggaran dana desa (ADD).

"Kita juga sosialisasi. Selain itu, Polri kan punya wewenang untuk melakukan pengawasan. Apalagi kan, tiap tahun anggaran desa ini semakin meningkat," jelasnya.

Dengan pengawasan yang dilakukan oleh Polri, lanjut AKP Bery, penggunaan dana desa bisa sesuai dengan peruntukannya.

Pengawasan tersebut rencananya bakal dilakukan secara berkelanjutan.

"Seluruh kepala desa kita awasi, tanpa terkecuali," katanya.

Sekadar diketahui, di Bulukumba, beberapa kades telah menjalani hukuman akibat melakukan penyalahgunaan dana desa.

Seperti yang dilakukan Mantan Kades Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Bulukumba, Andi Akmil.

Penahanan Andi Akmil telah dilakukan oleh pihak Kejari Bulukumba, pada Rabu (19/7/2018) lalu.

Andi Akmil ditahan lantaran terbukti melakukan korupsi pada Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2015.

Ia terbukti membuat laporan fiktif pada proyek pembangunan saluran irigasi di Dusun Balantieng Desa Bulolohe, dan pengerasan jalan di Dusun Bentenge Desa Batulohe, yang merugikan negara sebesar Rp 201.513.612. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved