Pemkab Barru-Usaid Bahas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi

Pemkab Barru bersama tim United State Agency Internasional (Usaid) menggelar tudang sipulung terkait air minum dan sanitasi

Pemkab Barru-Usaid Bahas Penyediaan Air Minum dan Sanitasi
TRIBUN TIMUR/AKBAR
Pemkab Barru bersama tim United State Agency Internasional (Usaid) menggelar tudang sipulung terkait air minum dan sanitasi di Aula Bappeda Jl Andi Iskandar Unru, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (11/3/2019). 

TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru bersama tim United State Agency Internasional (Usaid) menggelar tudang sipulung terkait air minum dan sanitasi di Aula Bappeda Jl Andi Iskandar Unru, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (11/3/2019).

Tudang sipulung yang mengangkat tema air minum dan sanitasi Kabupaten Barru menuju universal akses 2019 dan SGD's 2030 itu, juga dihadiri para pimpinan OPD dan unsur Forkopimda Pemkab Barru.

Pada kesempatan itu, tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) USAID lebih awal memamerkan dokumentasi hasil pengadaan air minum dan sanitasi yang telah dibangun di Barru.

Baca: Bupati Enrekang Harap Tak Ada Lagi Pejabat Tersandung Kasus Korupsi

Baca: Kecamatan Mangarabombang Takalar Akan Jadi Kawasan Industri

Baca: Warga Salekoe Luwu Utara Terancam Gagal Panen Jagung

Setelahnya, dilakukan pemaparan evaluasi dari hasil pengadaan air minum dan sanitasi di 2018 tersebut.

Ketua Tim Monev air minum dan sanitasi Usaid, Kurniati, mengungkapkan, bahwa
ada lima kelurahan di Barru yang telah ditempati sebagai titik pengadaan air minum dan sanitasi.

Antara lain di Kelurahan Mangngempang, Sumpang Binangae, Kiru-kiru, Mangkoso dan Lalolang.

Hasil dari monitoring dan evaluasi, tim masih menemukan beberapa kekurangan dari pengadaan air minum dan sanitasi di lima kelurahan tersebut.

Namun demikian, dari beberapa kekurangan itu, Kurniati juga menyebut bahwa program dari keduanya juga cukup mencapai hasil yang baik.

"Data atau hasil dari monitoring dan evaluasi kita adalah, untuk penyediaan sanitasi di Barru ini sudah mencapai 98 persen dan air minum 87 persen. Dari persentasi itu, kekurangan di dalamnya tentu itu yang menjadi perhatian kita untuk diperbaiki ke depannya," kata Kurniati dalam laporannya.

Sementara itu, Bupati Barru, Suardi Saleh menyampaikan, untuk memenuhi kekurangan terkait pengadaan dan sanitasi di Barru diperlukan kerja sama yang baik bersama pihak terkait.

Halaman
12
Penulis: Akbar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved