Pemilu 2019

Bawaslu Mamuju Gaet Peran Pemilih Millenial dalam Pengawasan Pemilu

Bawaslu Kabupaten Mamuju menggelar diskusi publik di Ba'go Resto d'Maleo Hotel, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju

Bawaslu Mamuju Gaet Peran Pemilih Millenial dalam Pengawasan Pemilu
TRIBUN TIMUR/NURHADI
Diskusi publik pengawasan Bawaslu Mamuju di Ba'go Resto d'Maleo Mamuju bersama pemilu millenial. (NURHADI/TRIBUN-TIMUR) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Bawaslu Kabupaten Mamuju menggelar diskusi publik di Ba'go Resto d'Maleo Hotel, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Senin (11/3/2019).

Diskusi publik pengawasan mengangkat tema "Peran Pemilih millenial dan Pengawasan Pemilu 2019".

Peserta diskusi publik terdiri dari pelajar dan mahasiswa dari sekolah dan kampus di Mamuju.

Baca: Bupati Enrekang Harap Tak Ada Lagi Pejabat Tersandung Kasus Korupsi

Baca: Kecamatan Mangarabombang Takalar Akan Jadi Kawasan Industri

Baca: Warga Salekoe Luwu Utara Terancam Gagal Panen Jagung

Hadir sebagai narasumber pimpinan Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Fitrinela Fatonangi dan Supriadi Narno.

Hadir pula seluruh pimpinan Bawaslu Mamuju, Rusdin, Faisal Jumalang dan Sitti Mustikawati.

Ketua Bawaslu Mamuju, Rusdin, mengatakan, diskusi tersebut untuk sama-sama mendiskusikan peran pemilih millenial salam pengawasan pemilu.

"Mengapa kami memilih tema ini, karena kami tahu dan paham bahwa yang hadir adalah kategoti millenial,"kata Rusdin.

Alasan yang paling kongkrit dan realistis, lanjut Rusdin, adalah karena melihat jumlah pemilih millenial di Indonesia yang begitu banyak.

"Di Indonesia pemilih millenial jika dikategorikan umur 17-35 tahun, kurang lebih 79 juta,"jelasnya.

Dikatakan, mengapa pemilih millenial menjadi starategi untuk diraih suaranya, karena pemilih millenial selalu dikatakan adaptasi pilitiknya selalu berubah-ubah.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved