CDC Unibos Latih Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja

Kegiatan kali ini mengusung pembahasan menarik mengenai Interview Communication & Communication Body Language Untuk Perusahaan BUMN dan BUMS.

CDC Unibos Latih Mahasiswa Hadapi Dunia Kerja
sukmawati/tribun-timur.com
Career Development Center (CDC) Universitas Bosowa (Unibos) menggelar pelatihan Soft Skill II di Auditorium Aksa Mahmud Lantai 9 Gedung II Unibos, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (10/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Career Development Center (CDC) Universitas Bosowa (Unibos) menggelar pelatihan Soft Skill II di Auditorium Aksa Mahmud Lantai 9 Gedung II Unibos, Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (10/3/2019).

Kegiatan kali ini mengusung pembahasan menarik mengenai Interview Communication & Communication Body Language Untuk Perusahaan BUMN dan BUMS.

Tujuannya untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan pada mahasiswa mengenai interview dan persiapan yang perlu dilakukan dalam menghadapi dunia kerja khususnya pada seleksi wawancara.

Ketua CDC Unibos, Dr Lukman Setiawan dalam pembukaan kegiatan tersebut menuturkan bahwa tugas CDC sebagai lembaga pengembangan karir memang sudah seharusnya membantu mahasiswa. Khususnya yang berada pada tingkat akhir agar lebih matang dalam menghadapi dunia kerja.

"Karena keberhasilan serapan alumni di dunia kerja tentunya akan jadi kebanggaan bagi kami. Kali ini kami juga telah mensurvey para wisudawan Unibos berada setelah wisuda. Sehingga evaluasi dan pengembangan bisa kami lakukan terkait seberapa besar serapan alumni di perusahaan dan instansi lainnya. Selanjutnya target kami adalah membantu mengarahkan bagaimana agar wisudawan Unibos bisa mendapat kerja dalam rentang waktu 0-3 bulan setelah wisuda," katanya melalui rilisnya, Minggu (10/3/2019).

Selain itu, pelatihan Soft Skill II tersebut juga menghadirkan Hj Ida Mulyani dari Forum HRD Sulawesi Selatan untuk membuka kegaitan.

Turut hadir sebagai pemateri yang dihadirkan merupakan HRD Bosowa Foundation, Titim Wibawayati.

Menurut Titim, kegiatan ini lebih berfokus kepada pembahasan mengenai self confidence, communication skill, body language and attitude, dan interview process yang diselingi dengan roleplay agar peserta semakin paham dalam menghadapi interview di dunia kerja.

"Sepintar apapun kamu pasti akan gugur jika attitudemu bermasalah," kata Titim.

Praktik saat interview juga dilakukan agar lebih jelas pemahaman materi pada peserta.

"Hal ini sangat penting dan bermanfaat bagi mahasiswa utamanya yang baru saja wisuda atau akan diwisuda agar mendapat gambaran nyata seorang HRD saat mewawancarai pelamar pekerjaan. Hingga peserta nantinya mendapat bekal dan lebih siap saat menghadapi interview kerja.Seperti tidak meletakkan tangan diatas meja interview, duduk dengan tenang, percaya diri, menjawab pertanyaan tepat pada poinnya tanpa bertele-tele, menjaga eye-contact yang baik, mengontrol intonasi suara, bahkan ketika menjabat tangan yang baik pun perlu diperhatikan", tuturnya. (*)

Laporan wartawan @umhaconcit

Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved