Zulkarnain Pangki Dukung Penuh STKIP Muhammadiyah Bulukumba Jadi Universitas

Wakil Ketua I DPRD Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki, mendukung penuh perubahan status STKIP Muhammadiyah, menjadi Universitas

Zulkarnain Pangki Dukung Penuh STKIP Muhammadiyah Bulukumba Jadi Universitas
Andi Zulkarnain Pangki (mengenakan kacamata), saat menghadiri visitasi
Andi Zulkarnain Pangki (mengenakan kacamata), saat menghadiri visitasi perubahan status STKIP Muhammadiyah Bulukumba, di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus II STKIP Muhammadiyah Bulukumba, belum lama ini. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Wakil Ketua I DPRD Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki, mendukung penuh perubahan status STKIP Muhammadiyah, menjadi Universitas Muhammadiyah Bulukumba.

Demikian disampaikan Zulkarnain, saat visitasi perubahan status STKIP Muhammadiyah Bulukumba, di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kampus II STKIP Muhammadiyah Bulukumba, belum lama ini.

Ketua PAN Bulukumba itu mengaku telah menyampaikan dukungan penuh dihadapan Tim Vistasi Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT) dari Kemenristekdikti.

Baca: TRIBUNWIKI: Muhammad Hudzaifah Hamzah, Wakil Wajo di Pemimpin Muda Nusantara Strategic Forum 2019

Baca: Dandim 1402 Polmas Tinjau Lokasi Banjir di Batanguru Mamasa

Baca: KPU Gowa Imbau Pemilih Rampungkan Perekaman e-KTP

Zulkarnain mengaku mengapresi perjuangan dan pencapaian segenap pengelola perguruan tinggi, yang membawa perubahan status STKIP Muhammadiyah menjadi Universitas.

Hal tersebut mencatatkan sejarah, lanjut Zulkarnain, yakni universitas pertama yang ada di Butta Panrita Lopi, julukan Bulukumba.

"Atas nama pimpinan dan anggota DPRD, kami memberikan dukungan penuh kepada STKIP untuk beralih status menjadi universitas, dan tentunya ini akan tercatat dalam sejarah pendidikan sebagai universitas pertama di Butta Panrita lopi," kata Zulkarnain, Sabtu (9/3/2019).

Sebelumnya, Petinggi STKIP Muhammadiyah Bulukumba telah melakukan audiens ke DPRD Bulukumba, akhir Januari 2019 lalu.

Kunjungan Petinggi STKIP yang dipimpin oleh Ketua Jumasse Basra, menjelaskan, bahwa seiring berubahnya status tersebut, beberapa program studi (Prodi) baru juga akan dibuka.

Seperti Sains Aktuaria, Agri Bisnis, Agro Teknologi, Biologi dan juga Kimia.

Khusus untuk Prodi Sain Aktuaria, Jumasse mengaku, bahwa program studi tersebut pertama ada di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Di Indonesia secara umum, prodi tersebut hanya ada di Universitas Gadja Mada (UGM) Yogyakarta, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
A

A

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved