Perkara Kota Idaman Pattallassang, Sekda Gowa Bantah Ada Korupsi

Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis mengatakan tidak ada bentuk korupsi yang dilakukan dalam pembangunan Kota Idaman Pattallassang.

Perkara Kota Idaman Pattallassang, Sekda Gowa Bantah Ada Korupsi
ari maryadi/tribungowa.com
Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis dimintai keterangan usai penggeledahan polisi di ruang kerjanya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Sekretaris Kabupaten Gowa, Muchlis mengatakan tidak ada bentuk korupsi yang dilakukan dalam pembangunan Kota Idaman Pattallassang.

Muchlis menilai, pembangunan Kota Idaman ini tidak menimbulkan kerugian negara. Menurutnya, tidak ada uang negara yang digunakan.

"Tidak ada uang negara yang dipakai. Tidak ada uang APBD. Bahkan tim yang dibentuk Bupati tidak ada honornya," kata Muchlis kepada Tribun Timur, Sabtu (9/3/2019).

Baca: Ketua Bawaslu Jeneponto Lantik Tiga Panwaslu Kecamatan Hasil PAW, Ini Nama-namanya

Baca: Pemkab Luwu Belum Bayarkan Gaji Bidan Desa PTT Terangkat PNS 2018 Lalu, Ini Upaya Wabup

Baca: Lowongan Kerja BUMN untuk SMA dan S1 Semua Jurusan Login & Buat Akun di rekrutbersama.fhcibumn.com

Perkara pembangunan Kota Idaman ini sebelumnya telah naik ke tahap penyidikan. Polres Gowa telah melakukan gelar perkara di Polda Sulsel.

Hasil gelar perkara menyepakati, ada tindak pidana korupsi dan tindak pidana umum dalam Pembangunan Kota Idaman yang digagas sejak tahun 2015 ini.

Muchlis mengungkapkan, Pemkab Gowa telah berupaya memperjuangkan lahan pembangunan Kota Idaman Pattallassang yang masih diklaim PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XIV.

Menurutnya, Pemkab Gowa selalu berupaya menagih hasil kesepakatan tukar guling lahan seluas 319 hektare dengan pihak PTPN XIV.

"Kami Pemkab Gowa telah menjalankan peran menagih proses tukar guling yang disepakati dengan PTPN di Polda agar bisa terwujud," sambung Muchlis.

Kesepakatan menyebutkan, lahan yang diklaim oleh PTPN akan diganti di Kecamatan Parangloe. Ia mengaku senantiasa menagih hasil kesepakatan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved