Tanpa Sosialisasi, Disbudpar Maros Diminta Tunda Retribusi Rammang-rammang

Disbudpar Maros mulai melakukan pungutan retrubusi kepada wisatawan Rammang-rammang.

Tanpa Sosialisasi, Disbudpar Maros Diminta Tunda Retribusi Rammang-rammang
Kelompok Sadar Wisata
Kawasan karts Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa. (Kelompok Sadar Wisata). 

TRIBUN MAROS.COM, BONTOA - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia (Asita) Sulsel, juga menanggapi pungutan Retribusi di Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Maros.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, mulai melakukan pungutan retrubusi kepada wisatawan Rammang-rammang.

Pungutan tersebut berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup), nomor 33 tahun 2015, tentang perubahan tarif retribusi tempat rekreasi dan olahraga.

Baca: Selayar Hujan Ringan, Tinggi Gelombang 2 Meter

Baca: Siapkan Payung, Sungguminasa Diguyur Hujan Lokal Hari Ini

Baca: Luwu Utara Diprediksi Berawan Hari Ini

Pengurus Asita Sulsel, Pahakam, meminta supaya Disbudpar menunda penerapan retribusi di Rammang-rammang.

Apalagi Pemkab belum pernah sosialisasi kepada warga. Tapi tiba-tiba menarik retribusi. Hal tersebut akan membuat wisatawan kaget.

"Kami minta, penerapan retribusi di Rammang-rammang, untuk tahun ini ditunda dulu. Pemkab harus melakukan sosialisasi terlebih dahulu," katanya, Jumat (8/3/2019)

Para pelaku wisata juga perlu mensosialisaikan penarikan retribusi kepada wisawatan. Jika tidak, bisa jadi, pelanggan akan keberatan.

Meski begitu, para pelaku wisata sepakat untuk melakukan perkembangan destinasi lokasi wisata di Kabupaten Maros.

"Saya rasa persoalan harga, tidak mahal. Tapi satu angka saja yang berubah, itu akan menjadikan persoalan bagi pelaku wisata," katanya.

Penarikan retribusi tanpa sosialisasi, akan mengurangi kepercayaan wisatawan kepada para pelaku wisata.
Pemkab Maros akan menyulap kawasan karts Rammang-rammang, Kecamatan Bontoa, sebagai destinasi yang ramai dikunjungi wisatawan.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved