Sasar Penyandang Disabilitas, KPU Parepare Sosialisasi di SLB

Khusus basis pemilih disabilitas, KPU Parepare mulai turun sosialisasi di Sekolah Luar Biasa atau SLB.

Sasar Penyandang Disabilitas, KPU Parepare Sosialisasi di SLB
KPU Parepare
Lima komisioner baru KPU Parepare, Firman Mustafa (kiri), Hasruddin Husain (dua dari kiri), Safriani Sudirman (tengah), Mursalim Muslimin (dua dari kanan), Hamzah (kanan) 

TRIBUNPAREPARE.COM, BACUKIKI BARAT-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Parepare terus mengintensifkan sosialisasi jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pileg) pada 17 April mendatang.

Khusus basis pemilih disabilitas, KPU Parepare mulai turun sosialisasi di Sekolah Luar Biasa atau SLB.

Hal ini disampaikan, Komisioner KPU Parepare Divisi SDM Firman A Mustafa."Semakin mendekati perhelatan pesta demokrasi pemilihan presiden dan wakil presiden, serta calon legislatif, sosialisasi melalui pendidikan pemilu semakin gencar dilakukan KPU Parepare," ujarnya, Jumat (8/3/2019).

Baca: Selayar Hujan Ringan, Tinggi Gelombang 2 Meter

Baca: Siapkan Payung, Sungguminasa Diguyur Hujan Lokal Hari Ini

Baca: Luwu Utara Diprediksi Berawan Hari Ini

Salah satu metodenya sosialisasi yang diterapkan, pendidikan pemilu disabilitas, kata Firman, dengan merangkul sejumlah komunitas disabilitas.

"Metode yang diterapkan pada disabilitas ini dengan menggunakan sistem pendampingan,"jelasnya.

Ia mengungkapkan, pihak keluarga pemilih penyandang cacat mental, akan menunjuk langsung pendamping, yang akan menuntun, dan mengarahkan pemilih saat akan menyalurkan hak suaranya.

“Pendamping yang ditunjuk pihak keluarga penyandang cacat mentalpun akan mengisi formulir yang menjadi bukti legalitas sahnya suara, yang disalurkan pemilih yang dimaksud,”jelasnya.

Secara umum, tambah Firman, sosialisasi terhadap pemilih disabilitas sudah memasuki tahap kedua dengan menyasar Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Parepare.

"Materi sosialisasi, katanya, lebih ke arah tehnis, di antaranya memperkenalkan warna surat suara, lima kotak suara yang akan ditempatkan pada tiap TPS, termasuk batasan jadwal pemilih saat akan menyalurkan hak suaranya.

“dijelaskan juga jumlah partai peserta pemilu, serta para calon presiden. Selain penjelasan tehnis lainnya untuk memudahkan pemilih disabilitas saat akan menyalurkan hak suaranya,” tandasnya.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @adibrencheck

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved