5 Aplikasi Si Pelaut Belum Terbagi, Pemilik Kapal di Dermaga Pangkajene Tagih Janji Dishub

Lima aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Transportasi Laut (Si Pelaut) untuk para pemilik kapal di Dermaga Pangkajene Pangkep belum terbagi

5 Aplikasi Si Pelaut Belum Terbagi, Pemilik Kapal di Dermaga Pangkajene Tagih Janji Dishub
TRIBUN TIMUR/MUNJIYAH DIRGA GHAZALI
Para pemilik kapal di Dermaga Pangkajene yang belum diberikan aplikasinya oleh Dishub Pangkep, Jumat (8/4/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, PANGKAJENE-- Lima aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Transportasi Laut (Si Pelaut) untuk para pemilik kapal di Dermaga Pangkajene Pangkep belum terbagi sampai bulan Maret 2019 ini.

Padahal, alat Si Pelaut ini sudah launching bulan Januari 2019 dan rencananya akan diberikan langsung Dinas Perhubungan Pangkep kepada para pemilik Kapal.

"Kalau disini kan enam semua yang dapat, termasuk saya. Dulu saya sudah ada tapi lima teman pemilik kapal sampai sekarang belum dikasi," kata pemilik kapal Aslam Jaya asal Karangrang, Bado' kepada TribunPangkep.com, Jumat (8/3/2019).

Baca: Selayar Hujan Ringan, Tinggi Gelombang 2 Meter

Baca: Siapkan Payung, Sungguminasa Diguyur Hujan Lokal Hari Ini

Baca: Luwu Utara Diprediksi Berawan Hari Ini

Bado mengaku kelima temannya yang setiap hari mengantar penumpang mempertanyakan bantuan aplikasi tersebut.

Saat ini, seluruh pemilik kapal yang belum mendapatkan bantuan tersebut sudah kembali ke pulau mengantar penumpang.

"Tiap hari mereka mengantarji, macam-macam rutenya ada ke Karangrang, Kulambing, Podang-podang dan pulau lainnya. Mereka berharap Dishub menepati janjinya serta memberikan aplikasi tersebut," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, anggaran proyek sarana Sistem Informasi Pengawasan Transportasi Laut (Si Pelaut) bagi 12 pemilik kapal di Pangkep senilai Rp 90 juta.

Nilai Rp 90 juta tersebut berupa handhphone android dan perangkat-perangkatnya, seperti cas dan alat perangkat yang disimpan atau digantung di dekat  nahkoda kapal berdiri.

Faisal menyebut, merk hanphone yang diberikan yakni XIAOMI 6A sekitar Rp 2 jutaan.

Aplikasi itu sudah diinstal jadi tinggal para pemilik kapal yang mengaktifkan dan memencet tombol alarm jika ada bahaya dalam melakukan aktivitas pelayaran.

Alat ini sama saja dengan handphone biasa, tinggal mendownload aplikasi tersebut melalui playstore.

Tujuan pemberian sarana Si Pelaut ini agar memudahkan Dishub Pangkep mengecek aktivitas pelayaran tiap kapal penumpang.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Ar

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved