VIDEO: Unjuk Rasa Warga Kale Komara di BPN Takalar Ricuh

Warga ingin merangsek masuk ke kantor BPN menemui langsung kepala BPN Takalar, Agustan SH.

TRIBUNTAKALAR.COM, PATTALLASSANG - Warga Kale Komara memprotes putusan kasasi Mahkamah Agung yang membatalkan putusan Pengadilan Negeri Takalar tentang uang ganti rugi lahan warga dalam pembangunan bendungan Panmukulu, Desa Kale Kokmara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Warga melakukan unjuk rasa di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Takalar, Kalabbirang, Kecamatan Pattallassang Kabupaten Takalar, Rabu (6/3/2019) sore.

Warga ingin merangsek masuk ke kantor BPN menemui langsung kepala BPN Takalar, Agustan SH.

Polisi yang berjaga menghalangi.

Adu dorong antara warga Kale Kokmara dan polisi tak terhindarkan.

Adu dorong berlangsung selama beberapa menit.

Ketegangan mereda setelah warga diizinkan masuk menemui pihak BPN yang diwakili tiga seksi yang hadir.

Perwakilan warga menyampaikan tuntutannya kepada Seksi Hubungan Hukum Achmad, Seksi Pengadaan Tanah Hadrawi dan Seksi Pengukuran dan Infrastruktur Dedi di ruang rapat BPN.

"Ada beberapa tuntutan warga Kale Kokmara yang kami terima. Satu, warga sepakat menolak pembangunan bendungan Pammukkulu. Dua, semua masyarakat yang menolak pembangunan bendungan bertandatangan di atas materai. Tiga, warga meminta BPN Takalar menghentikan pengukuran luas lahan. Empat, warga meminta kontraktor pembangunan bendungan mengambil seluruh barang dan alat kerja lalu cari lahan lain," tambah Achmad.

Achmad dan dua seksi lain yang hadir berjanji akan menyampaikan tuntutan warga Kale Kokmara kepada kepala BPN Takalar, Agustan SH.

"Kami akan tindaklanjuti. Kami akan sampaikan tuntutan warga Kale Kokmara kepada pimpinan," tutup Achmad.

Laporan Wartawan TribunTakalar.com, @syahrul_padli

Penulis: Muh Syahrul Padli
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved