Sukri Sappewali Jadi Saksi Pencanangan Zona Integritas di Lapas Bulukumba

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA bulukumba melakukan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK)

Sukri Sappewali Jadi Saksi Pencanangan Zona Integritas di Lapas Bulukumba
Humas Pemkab Bulukumba
Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali, menandatangani zona integritas, di Lapas Kelas IIA Bulukumba, Desa Taccorong, Kecamatan Gantarang, Bulukumba. 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, GANTARANG - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA bulukumba melakukan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dalam pencanangan ini, Kepala Lapas IIA bulukumba mengundang Bupati bulukumba, Dandim 1411, Kapolres, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kemenag, Ketua MUI dan Kepala BRI Cabang bulukumba menjadi saksi pada kegiatan tersebut.

Melalui rilisnya, Kamis (7/3/2019), Kepala Lapas, Syarifuddin Nakku menyebut jajaran Lapas Kelas IIA Bulukumba memiliki niat untuk terus menjadi lebih baik.

Baca: Disaksikan Menteri Pertanian, Warga Wajo Perebutkan Kambing Bantuan

Baca: Hari Libur, Ini Yang Dilakukan Bupati, Wabup, Sekda dan Dandim 1425 Jeneponto

Baca: Mulai April, Pemkot Palu Mengaku Tidak Mampu Lagi Tanggung Jadup Pengungsi

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya penandatanganan zona integritas dengan target memperoleh predikat WBK dan WBBM dari tim Kemenpan-RB.

“Dalam membangun zona integritas, banyak hal yang harus diperbaiki. Olehnya itu butuh pembuktian misalnya bagaimana di bagian pelayanan dan pemberian hak-hak narapidana dapat berperan aktif memberikan pelayanan sesuai standar prosedur,” ujarnya di aula Lapas Kelas IIA Bulukumba.

Sebelum penandatanganan, dipimpin oleh Kepala Lapas, seluruh pejabat dan petugas Lapas secara bersama-sama mengucapkan pernyataan sebagai berikut :

“Saya Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bulukumba, Pejabat Struktural, Jabatan Fungsional Tertentu dan Fungsional Umum, Dengan ini menyatakan bahwa:

1. Kami siap untuk mensukseskan pelaksanaan Program Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani;
2. Kami tidak akan terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba baik di dalam Lapas maupun di luar Lapas
3. Kami bersedia memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, alat-alat komunikasi dan barang-barang terlarang lainnya di dalam Lapas;
4. Kami tidak akan membawa alat komunikasi (Hp) ke lingkungan blok hunian dan menyimpannya di loker yang telah disediakan;
5. Kami bersedia digeledah oleh petugas yang telah ditunjuk oleh Kepala Lapas, tidak terkecuali oleh tunas muda Pengayoman.
Demikian pernyataan ini saya ucapkan untuk dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab”

Sementara Bupati AM Sukri Sappewali Sappewali, mengapresiasi tekad jajaran Lapas Kelas IIA Bulukumba untuk melakukan perbaikan melalui pencanangan zona integritas.

Menurutnya hal tersebut merupakan satu langkah maju dari Lapas di tengah banyaknya sorotan yang sering ditujukan ke lembaga pemasyarakatan, misalnya adanya transaksi narkoba, serta praktek pungli dan suap lainnya.

“Kita berharap dengan pencanangan zona integritas ini menjadi jaminan bahwa kita tidak lagi mendengar ada praktek-praktek suap di lembaga ini,” pinta AM Sukri Sappewali. (TribunBulukumba.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @arisandifirki

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Art

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved