Pengadilan Negeri Enrekang Sidangkan 78 Perkara Pidana Selama 2018, Didominasi Kasus Narkoba

Pengadilan Negeri (PN) Enrekang menyidangkan 78 perkara pidana selama tahun 2018 lalu.

Pengadilan Negeri Enrekang Sidangkan 78 Perkara Pidana Selama 2018, Didominasi Kasus Narkoba
Muh Asiz Albar
Ketua Pengadilan Negeri (PN) Enrekang, M Yusuf Karim. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Pengadilan Negeri (PN) Enrekang menyidangkan 78 perkara pidana selama tahun 2018 lalu.

Jumlah tersebut relatif sama dengan tahun-tahun sebelumnya yang berada pada kisaran 70 hingga 80 perkara.

Sementara untuk perkara permohonan PN Enrekang menyidangkan lebih dari 240 perkara.

Perkara permohonan yang diterima seperti ganti nama atau perbaikan nama, izin pasport dan pengangkatan anak.

Baca: Canangkan Zona Integritas, Ini Yang Dilakukan Ketua Pengadilan Negeri Enrekang

Hal tersebut disampaikan Ketua PN Enrekang, M Yusuf Karim kepada TribunEnrekang.com, Kamis (7/3/2019).

"Tahun 2018 lalu ada 78 kasus yang kita sidangkan, jumlah cenderung sama dengan tahun sebelumnya karena memang rata-rata per tahun kita sidangkan 70-80 perkara saja. Artinya kejahatan disini tidak meningkat," kata M Yusuf.

Ia menjelaskan, dari 78 kasus yang disidangkan selama 2018 didominasi kasus seperti Narkotika, asusila dan pencurian.

Semua kasus di 2018 itu pun telah selesai ditetapkan atau sudah putus secara keseluruhan.

"Memang kasusnya hampir merata semua, seperti Narkotika, asusila dan pencurian yang dominan itu pun semua kasus itu kita sudah putus," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk 2019 ini pihaknya sudah menyidanhkan 19 kasus pidana, iti terdiri dari Asusila, narkoba, pencurian dan penggelapan uang.
(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Baca: VIDEO: KPU Enrekang Evaluasi Kinerja 55 Relawan Demokrasi

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved