Hari Libur, Pantai Kampung Nelayan di Palu Kembali Ramai Dikunjungi Warga

Pantai Kampung Nelayan di Kota Palu kembali ramai dikunjungi warga, terutama hari libur.

Hari Libur, Pantai Kampung Nelayan di Palu Kembali Ramai Dikunjungi Warga
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Warga mulai ramai mengunjungi Pantai Kampung Nelayan, Palu, Kamis (7/3/2019) sore. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Pantai Kampung Nelayan di Kota Palu kembali ramai dikunjungi warga, terutama hari libur.

Kamis (7/3/2019) sore, puluhan warga Kota Palu dan sekitarnya, memanfaatkan momen libur Hari Raya Nyepi.

Dengan mandi air laut di pantai yang berada di Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu itu.

Baca: Disaksikan Menteri Pertanian, Warga Wajo Perebutkan Kambing Bantuan

Baca: Hari Libur, Ini Yang Dilakukan Bupati, Wabup, Sekda dan Dandim 1425 Jeneponto

Baca: Mulai April, Pemkot Palu Mengaku Tidak Mampu Lagi Tanggung Jadup Pengungsi

Mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga Lansia.

Ada yang sekadar refresing. Ada juga yang datang untuk terapi air laut, umumnya para Lansia atau penderita penyakit struk.

Rizal, salah seorang pengunjung asal Kelurahan Talise Valangguni mengatakan, jumlah pengunjung memang tidak seramai sebelum terhadi Gempa 28 September 2018.

Tetapi belakangan, warga yang datang ke pantai itu semakin ramai. Tidak hanya warga dari Kota Palu, ada juga yang datang dari Kabupaten Sigi.

Para pedagang jajanan pisang goreng, putu, dan nasi kuning pun tampak sudah berjualan kembali.

"Sudah mulai ramai lagi, apalagi kalau pagi hari banyak orang yang datang mandi," ujarnya.

Infrastruktur seperti jalan dan tembok pembatas Pantai Kampung Nelayan di Kota Palu itu memang belum diperbaiki. Meski bencana sudah berlalu 5 bulan.

Jasa tempat untuk bilas air bersih pun belum ada yang menyediakan.

"Harapannya supaya pemerintah cepat memperbaiki jalan-jalan dan tembok pantai. Supaya bisa ramai lagi seperti dulu," tambah Kasir, pengunjung lainnya.

Pantai Kampung Nelayan di Kota Palu adalah salah tempat yang terdampak parah akibat hantaman tsunami pada 28 September 2018. (tribunpalu.com/Muhakir Tamrin)

 

Penulis: Muhakir
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved