Kronologi Geramnya AirAsia ke Traveloka, Putuskan Kerja Sama dan Tarik Penjualan Tiket

AirAsia akhirnya memutuskan menarik seluruh penjualan tiketna dari agen travel daring atau online travel agent Traveloka, sejak Senin (4/3/2019).

Kronologi Geramnya AirAsia ke Traveloka, Putuskan Kerja Sama dan Tarik Penjualan Tiket
internet
Geramnya AirAsia ke Traveloka, Putuskan Kerja Sama dan Tarik Penjualan Tiket, Ternyata ini Alasannya 

TRIBUN-TIMUR.COM-Manajemen airasia akhirnya memutuskan menarik seluruh penjualan tiketnya dari agen travel daring atau online travel agent Traveloka, sejak Senin (4/3/2019). 

Keputusan tersebut resmi diambil manajemen airasia setelah dalam dua minggu terakhir, penjualan tiket mereka terus timbul-tenggelam di OTA yang juga merupakan salah satu unicorn (start up dengan kapitalisasi di atas 1 miliar dollar AS).

Baca: Ada Apa? Tiket AirAsia Timbul-Tenggelam di Traveloka dan Tiket.com, Padahal Masih Jalin Kerja Sama

Baca: Sehari Setelah Hilang di Online Travel Agent, AirAsia Kini Beri Diskon Tiket Pesawat 20 Persen

Baca: AirAsia Terbang Setiap Hari Makassar-Malaysia, ini Jadwalnya

Tak tanggung-tanggung, penarikan penjualan tiket tak hanya berlaku untuk airasia Indonesia saja, tetapi juga seluruh tiket grup airasia yang meliputi lima negara lain seperti Malaysia, India, Jepang, Thailand, dan Filipina.

Direktur Utana AirAsia Indonesia Dendy Kurniawan pun menyebutkan, pemutusan hubungan kerja sama ini berlaku secara permanen.

"Suspend ini bersifat permanen. Soal nanti kami membuka pintu kerja sama, itu kami win-win (solution) sama-sama sehat, sama-sama positif, berkembang sama-sama, besar sama-sama. Jangan karena salah satu merasa paling hebat terus bisa semau-maunya," ujar Dendy di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Direktur AirAsia Indonesia
Direktur AirAsia Indonesia ()

Kronologi 'Marahnya' Air Asia

Secara kronologis, awal kejadian hilangnya tiket AirAsia dari Traveloka untuk pertama kalinya terjadi tanggal 14-17 Februari 2019, yang bertepatan dengan masa peningkatan taraf (upgrade) sistem pemesanan pada tanggal 16 Februari 2019 yang berlangsung selama 13 jam.

Saat memberi klarifikasi, Traveloka kemudian merujuk pada 13 jam masa perbaikan ini sebagai alasan hilangnya penerbangan AirAsia dari situs.

Namun, penerbangan AirAsia kembali hilang untuk yang kedua kalinya dari Traveloka tanpa penjelasan pada 2 Maret 2019 jauh setelah upgrade sistem AirAsia selesai.

Kekecewaan pihak AirAsia pun bertambah, lantaran alih-alih merekomendasikan pelanggan AirAsia untuk mengakses laman resmi maskapai yang bermarkas di Kuala Lumpur tersebut, pihak Traveloka justru mengimbau pelanggannya untuk memesan tiket dari maskapai lain.

Halaman
123
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved