Terduga Pencuri Ternak Diduga Dilepas, Ini Penjelasan Kabag Ops Polres Jeneponto

Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol Amir Mahdud akan mengambil alih kasus dugaan Pencurian Ternak, di kecamatan Tamalatea, Jeneponto.

Terduga Pencuri Ternak Diduga Dilepas, Ini Penjelasan Kabag Ops Polres Jeneponto
TRIBUN TIMUR/IKBAL NURKARIM
Kabag Ops Polres Jeneponto Kompol Amir Mahdud 

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Kepala bagian operasional (Kabag Ops) Polres Jeneponto Kompol Amir Mahdud akan mengambil alih kasus dugaan Pencurian Ternak, di kecamatan Tamalatea kabupaten Jeneponto.

Hal itu Ia sampaikan saat menerima para pengunjuk rasa di aula Mapolres Jeneponto Jl Sultan Hasanuddin Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Senin (4/3/2019).

"Untuk Kasus yang di Tamalatea hari ini kita ambil alih jadi nanti prosesnya dilaksanakan oleh Kasat Reskrim Polres Jeneponto," katanya.

Baca: PSM Makassar Terpaksa Jadi Tim Musafir Sepanjang Maret-April 2019

Baca: Sepekan Diguyur Hujan, Longsor Putus Akses Jalan Penghubung Antar Desa di Maiwa Enrekang

Baca: Bus Polres Luwu Utara Kecelakaan di Masamba, 11 Orang Masuk Rumah Sakit

"Rekan-rekan bisa lihat semua ini hanya kesalah pahaman di lapangan jadi hari ini semuanya clear," tandasnya.

Menurutnya pengambilan alih kasus dari Polsek ke Polres merupakan upaya untuk memberi kepastian hukum kepada masyarakat.

Terkait tuntutan pengunjuk rasa untuk menahan dua terduga pelaku curnak yang masih wajib lapor, pihaknya masih mengumpulkan dua alat bukti.

"Jadi kedua pelaku ini masih wajib lapor sewaktu-waktu bisa kita tahan, untuk saat ini kita maksimal untuk cari dua alat bukti," jelasnya.

Sebelumnya puluhan masyarakat yang tergabung dalam Lembaga Pengaduan Masyarakat Turatea (LPMT) dan Serikat Pers Reformasi Nasional (Sepernas) unjuk rasa di Mapolres Jeneponto.

Koordinator aksi Nasir Tinggi menyampaikan aspirasi agar Kapolsek Tamalatea untuk menangkap kembali terduga pelaku Curnak yang di lepas.

Mendesak Polda Sulsel untuk mencopot Kapolsek Tamalatea AKP Salman Salam dan Kanit Reskrim Aipda Syarifuddin.

Juga mendesak Polres Jeneponto mengambil alih kasus Curnak di wilayah hukum Polsek Tamalatea. (TribunJeneponto.com)

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com @ikbalnurkarim

 Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ikbal Nurkarim
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved