Sebulan Pasca Dilantik, APDESI Bulukumba Gelar Raker di Tanjung Bira

Pengurus APDESI Kabupaten bulukumba menggelar rapat kerja (raker), Hotel Anda Beach Tanjung Bira, Kecamatan Bontobahari

Sebulan Pasca Dilantik, APDESI Bulukumba Gelar Raker di Tanjung Bira
Humas Pemkab Bulukumba
Pengurus APDESI Bulukumba menggelar rapat kerja (raker) di Hotel Anda Beach Tanjung Bira, Kecamatan Bontobahari, Senin (4/3/2019). 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Pengurus dan Anggota Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten bulukumba, menggelar rapat kerja (raker), Hotel Anda Beach Tanjung Bira, Kecamatan Bontobahari, Senin (4/3/2019).

Raker ini untuk menyusun program kerja yang akan dilaksanakan selama periode kepengurusan yang diketuai oleh Rais Abdul Salam, yang juga merupakan Kepala Desa Bonto Bulaeng Kecamatan Bulukumpa.

Pengurus Apdesi Kabupaten bulukumba ini, sebelumnya telah dilantik sebulan yang lalu, tepatnya pada 4 Februari 2019.

Baca: PSM Makassar Terpaksa Jadi Tim Musafir Sepanjang Maret-April 2019

Baca: Sepekan Diguyur Hujan, Longsor Putus Akses Jalan Penghubung Antar Desa di Maiwa Enrekang

Baca: Bus Polres Luwu Utara Kecelakaan di Masamba, 11 Orang Masuk Rumah Sakit

Menurut Rais Abdul Salam, kegiatan raker yang dilaksanakan bukan euforia atau pun hanya menggugurkan kewajiban saja.

Namun raker tersebut sebagai bagian dari semangat para kepala desa dalam memajukan desa di Kabupaten Bulukumba.

"Sahabat-sahabat kita di APDESI memikul nasib ratusan ribu warga Bulukumba. Olehnya itu jadikan pertemuan ini sebagai panggung gagasan yang terukur," ujar Rais Abdul.

Sementara Ketua APDESI Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Rahayu mengungkapkan, bahwa ia berharap agar para kepala desa tidak tersangkut di ranah hukum dari pengelolaan dana desanya, mengingat anggaran pembangunan banyak dikucurkan ke desa.

APDESI, kata Rahayu adalah rumah bersama sebagai wadah dalam mensinergikan langkah dalam membangun desa.

"Terkait pengelolaan dana desa, tidak boleh ada kepala desa yang merasa jago dengan melabrak aturan. Semua (dana desa) harus dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku," beber Rahayu.

Bupati AM Sukri Sappewali, yang membuka kegiatan raker mengungkapkan jika para kepala desa adalah ujung tombak dari NKRI.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved