Marak Barang Impor Malaysia di Parepare, Ketua Incare: Berpotensi Merugikan Negara

Intens masuk di parepare melalui Pelabuhan Nusantara melalui rute pelayaran antara pulau dari Pelabuhan Kota Tarakan

Marak Barang Impor Malaysia di Parepare, Ketua Incare: Berpotensi Merugikan Negara
TRIBUN TIMUR/MULYADI
Ketua LSM Incare, Andi Ilham 

TRIBUNPAREPARE.COM, UJUNG -Maraknya barang impor asal Malaysia di Kota parepare diduga ada pembiaran yang dilakukan oleh pihak terkait.

Pasalnya barang asal Luar Negeri ini intens masuk di parepare melalui Pelabuhan Nusantara melalui rute pelayaran antara pulau dari Pelabuhan Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).

Kaltara sendiri merupakan provinsi yang berbatasan dengan Malaysia bagian Sabah dan Sarawak.

Baca: PSM Makassar Terpaksa Jadi Tim Musafir Sepanjang Maret-April 2019

Baca: Sepekan Diguyur Hujan, Longsor Putus Akses Jalan Penghubung Antar Desa di Maiwa Enrekang

Baca: Bus Polres Luwu Utara Kecelakaan di Masamba, 11 Orang Masuk Rumah Sakit

Sebanyak 20 kecamatan di provinsi termuda di Indonesia ini berbatasan langsung dengan Malaysia di antaranya, lima di Kabupaten Malinau dan 15 di Kabupaten Nunukan.

"Masuknya barang impor asal Malaysia di Parepare jika terjadi secara ilegal. Pasokan barang Malaysia berpotensi merugikan negara di sektor pajak bea barang masuk dan dapat mengganggu stabilitas ekonomi khususnya sektor industri dalam negeri," ujar Ketua Indonesia Care (Incare) Parepare, Andi Ilham, Senin (5/3/2019).

Jika pun otoritas terkait yakni Bea Cukai Parepare mengakui, jika barang tersebut sudah melalui sudah melewati Bea Cukai Kaltara, maka seharusnya ada manifest barang.

"Jika barang impor asal Malaysia ini yang tiba di Parepare harusnya dilengkapi manifest. Jangan sebatas bilang ada baru tidak bisa ditunjukkan,"ujar dia.

Ilham menambahkan, adapun pengertian penyelundupan menurut Baharuddin Lopa yakni mengimpor, mengantar-pulaukan barang dengan tidak memenuhi ketentuan perundang-undangan yang berlaku atau tidak memenuhi formalitas kepabeanan.

Di Parepare sendiri, terdapat Kantor Bea Cukai yang tepat berada di dalan Kompleks Pelabuhan Nusantara yang menjadi rute masuk barang impor ini.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur,@Adibrencheck

 Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Mulyadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved