Kajari Bantaeng Masih Periksa Saksi Kasus Pemotongan Bantuan Kambing

Kejari Bantaeng terus melanjutkan proses penanganan dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) pengadaan Kambing.

Kajari Bantaeng Masih Periksa Saksi Kasus Pemotongan Bantuan Kambing
TRIBUN TIMUR/EDI HERMAWAN
Kasi Pidsus Kejari Bantaeng, Budiman A Karib. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Kejaksaan Negeri (Kejari) bantaeng terus melanjutkan proses penanganan dugaan korupsi Bantuan Sosial (Bansos) pengadaan Kambing.

Bansos itu dari Kementerian Sosial RI, bernama Kelompok Usaha Bersama (Kube) untuk 20 kelompok pada Desa Borong Loe, Kecamatan Pajukukang, Bantaeng.

Setiap kelompok terdiri dari 10 orang. Tiap orang menerima bantuan Rp 2,5 juta.

Baca: PSM Makassar Terpaksa Jadi Tim Musafir Sepanjang Maret-April 2019

Baca: Sepekan Diguyur Hujan, Longsor Putus Akses Jalan Penghubung Antar Desa di Maiwa Enrekang

Baca: Bus Polres Luwu Utara Kecelakaan di Masamba, 11 Orang Masuk Rumah Sakit

Kasi Pidsus Kejari Bantaeng, Budiman A Karib mengatakan bantuan dari Kemensos RI itu ditransfer langsung kepada rekening kelompok penerima.

"Namun dalam perjalanannya, terdapat dugaan kecurangan berupa pemotongan nominal bantuan yang harusnya diterima warga," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Senin (4/3/2019).

Terdapat dugaan pemotongan nominal bantuan yang diterima oleh penerima manfaat dari Rp 2,5 juta menjadi Rp 1,6 juta.

Ada juga dibelikan Kambing, tetapi harga kambing yang disalurkan tidak sesuai dengan jumlah bantuan.

Sehingga kini pihaknya terus mengumpulkan bukti-bukti dengan memanggil sejumlah saksi.

"Kita panggil semua dulu saksinya. Sudah ada yang dipanggil tapi ada juga yang belum karena kita panggil bertahap," jelasnya.

Sementara itu, Kadis Sosial Bantaeng, A Irvandi Langgara pun dibuat geram atas hal tersebut.

Halaman
12
Penulis: Edi Hermawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved