VIDEO: Pemerintah Desa Buttu Batu Enrekang Gelar Musdes Penetapan Perdes Penertiban Hewan Ternak

Menurut Kepala Desa Buttu Batu, Taqdir, Perdes tersebut sangat penting dan mendesak untuk dibentuk.

TRIBUN-ENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Desa (Pemdes) Buttu Batu, Kecamatan Enrekang kerap mendapat keluhan dari warga terkait pengerusakan tanaman oleh hewan ternak.

Untuk itu, mereka membuat inovasi dengan membentuk Peraturan desa (Perdes) penertiban ternak.

Perdes tersebut pun mulai dibahas dan bakal ditetapkan lewat Musyawarah desa (Musdes) di Aula Kantor Desa Buttu Batu, Kecamatan Enrekang, Minggu (3/3/2019).

Baca: Disdukcapil Makassar Klaim Perekaman e-KTP Sudah Capai Target Nasional

Menurut Kepala Desa Buttu Batu, Taqdir, Perdes tersebut sangat penting dan mendesak untuk dibentuk.

Sebab, selama ini pihaknya banyak mendapat keluhan dan protes dari masyarakat terkait pengerusakan tanaman yang dilakukan oleh hewan ternak warga.

Bahkan, tak jarang persoalan tersebut dapat membuat konflik antara sesama warga di desanya.

Baca: Petepete Angkut Delapan Penumpang Terjun ke Jurang di Gowa

"Makanya kita berinisiatif untuk buat Perdes ini, agar jadi pedoman masyarakat dalam menyelesaikan persoalan sekaitan hewan ternak," kata Taqdir kepada TribunEnrekang.com, Minggu (3/3/2019).

Ia menjelaskan, Perdes penertiban hewan ternak perlu ini diharapkan dapat menyelesaikan persoalan yang berkaitan ternak warga.

Apalagi, di dalam Perdes tersebut nantinya bakal memuat segala aspek terkait ternak termasuk sanksi yang disiapkan jika terdapat ternak warga yang merusak tanaman atau barang warga lainnya.

Baca: TRIBUNWIKI: Sejarah Kopi Masuk di Indonesia, Dibawa dari Belanda

Selain itu, dalam Perdes itu juga diatur mengenai warga yang memiliki peternakan sapi minimal 50 ekor ke atas harus memiliki izin usaha dari Pemdes.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved