Tiga Kasus Pencabulan di Bulukumba Selama 2019, Pemerhati Anak: Ini Memprihatinkan!

Di Bulukumba hingga awal Maret 2019, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, telah menangani tiga kasus pencabulan.

Tiga Kasus Pencabulan di Bulukumba Selama 2019, Pemerhati Anak: Ini Memprihatinkan!
Firki Arisandi
Pemerhati Anak Bulukumba, Muhammad Nur Ala'la, saat ditemui di Sekretariat Lakpesdam NU Bulukumba, Minggu (332019) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Kasus pecabulan menjadi keprihatinan banyak pihak di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pasalnya, tindakan asusila tersebut, dinilai telah merusak generasi penerus bangsa.

Di Bulukumba sendiri, hingga awal Maret 2019, Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bulukumba, telah menangani tiga kasus pencabulan.

Juga satu kasus pelecehan lainnya yang menimpa pelajar di Kecamatan Bulukumpa.

Parahnya, pelecehan tersebut dilakukan oknum gurunya sendiri.

Pemerhati Anak Bulukumba, Muhammad Nur Ala'la, Minggu (3/3/2019), mengaku prihatin dengan keadaan tersebut.

Pendiri Sanggar Dayok Makassar itu, menyebutkan, permasalahan ini sudah menjadi masalah serius di masyarakat.

Olehnya, harus ada upaya yang dilakukan untuk menghentikan kasus pencabulan tersebut.

"Pelaku pencabulan harus dilihat dari kelompok usia, apakah dia milenial atau sudah usia diatasnya. kalau bukan milenial, berarti menjadi efek kemajuan teknologi," jelasnya.

Untuk menanggulangi prilaku menyimpang tersebut, Nura'la tak ingin serta merta menyalahkan pemerintah.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved