Dinas Kesehatan Luwu Timur Buka Pojok Layanan Migrasi JKN ke Penerima Bantuan Iuran

Dinas Kesehatan Luwu Timur membuka pojok layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) di kantornya Kecamatan Malili

Dinas Kesehatan Luwu Timur Buka Pojok Layanan Migrasi JKN ke Penerima Bantuan Iuran
Ivan Ismar
Dinas Kesehatan Luwu Timur membuka pojok layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) di kantornya, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pojok buka pada jam kerja guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat utamanya proses migrasi JKN KIS Mandiri menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI). 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Dinas Kesehatan Luwu Timur membuka pojok layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) di kantornya, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pojok buka pada jam kerja guna mempermudah pelayanan kepada masyarakat utamanya proses migrasi JKN KIS Mandiri menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI).

Dua orang staf di tempatkan di pojok ini untuk melayani masyarakat yang datang bermohon atau mengambil rekomendasi perubahan status dari peserta JKN Mandiri ke PIB.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Timur, April mengatakan pojok layanan JKN KIS merupakan inovasi untuk mempermudah layanan kepada masyarakat.

"Selama ini masyarakat merasa kesulitan jika ingin melakukan perubahan maupun pergantian status dari JKN Mandiri ke PBI," kata April kepada TribunLutim.com, Jumat (1/3/2019).

"Dengan adanya pojok layanan JKN KIS ini, kita berharap masyarakat akan lebih dimudahkan untuk melakukan proses migrasi JKN yang mereka inginkan," harap April.

Dibukanya pojok layanan JKN KIS masyarakat menjadi terbantu.

Masyarakat yang bermohon diminta membawa berkas yang telah dilengkapi kemudian dibuatkan rekomendasi lalu dibawa ke kantor BPJS untuk diproses.

Per harinya, ada puluhan kepala keluarga yang melakukan migrasi dari JKN Mandiri ke PIB.

Data Dinas Kesehatan Luwu Timur periode Desember 2018, jumlah peserta JKN di Luwu Timur sebanyak 308.819 orang dari total jumlah penduduk 293.978.

Dari jumlah peserta JKN ini, sebanyak 162.495 orang adalah PBI yang bersumber dari APBD sedangkan PBI yang bersumber dari APBN sebanyak 86.495 orang.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, @vanbo19

Baca: Kabar Buruk Padahal Prabowo & Fadli Zon Jadi Penjamin, Penahanan Ahmad Dhani Ditambah 60 Hari

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved