Wagub Sulsel Ingin Kembangkan Wisata Halal di Toraja, Ini Pendapat Ketua PHRI

Dijelaskan Yohan secara singkat standard pariwisata dibagi tiga A. Yaitu amenitas, aksesibilitas dan atraksi.

Wagub Sulsel Ingin Kembangkan Wisata Halal di Toraja, Ini Pendapat Ketua PHRI
risnawati/tribuntoraja.com
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Republik Indonesia (PHRI) Toraja, Yohan Tangkesalu 

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Republik Indonesia (PHRI) Toraja, Yohan Tangkesalu, menanggapi polemik tentang wisata halal yang akan dikembangkan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Belakangan ini kebijakan Wakil Gubernur (Wagub) Sulsel menjadi viral setelah mengeluarkan pernyataan bahwa akan membangun kawasan wisata halal untuk warga muslim (pengunjung) ke Toraja.

"Menurut saya kita harus mengerti angel atau sisi dari masalah yang ada," ujar Yohan kepada TribunToraja.com, Kamis (28/2/2019).

Dijelaskan Yohan secara singkat standard pariwisata dibagi tiga A. Yaitu amenitas, aksesibilitas dan atraksi.

"Aksesibilitas sudah pasti kita semua mengerti definisinya dan kenapa kita butuhkan hal itu karena tidak mungkin ada wisatawan yang datang kalau akses tidak ada," jelasnya.

Kemudian, atraksi atau tujuan utama wisatawan mengunjungi suatu daerah mencakup pantai yang indah, pegunungan yang asri, budaya dan rumah adat yang unik.

"Culture or nature, ini tidak mungkin diganti karena adalah identitas, comparative advantage atau pembeda suatu daerah dengan daerah lain," katanya.

Lanjut Yohan, amenitas dimaksud akan diperkuat agar dapat mengakomodir bagi para saudara kita yang Muslim karena secara explisit adalah segala fasilitas pendukung yang bisa memenuhi kebutuhan dan keinginan wisatawan selama berada daerah destinasi.

Perlu digaris bawahi yaitu fasilitas pendukung seperti restoran, tempat perbelanjaan, cafe, hotel melati hingga berbintang, toilet dan tempat salat (musala).

"Jadi bukan atraksinya yang diganti atau dibatasi karena tidak mungkin sebab itulah daya tarik utama, itulah budaya, itulah identitasnya dan saya yakin statement Pak Wagub tentang wisata halal untuk memperkuat amenitas kita di Toraja," tambah Yohan.

Menurutnya, hal itu sangat penting karena market domestik sendiri sangat besar, market Malaysia yang ada direct flight dari Kuala Lumpur ke Makassar dan market middle east yang belum tersentuh.

"Saya mengajak kita semua agar sama-sama bergandengan tangan memajukan daerah, karena kolaborasi yang kuat akan menghasilkan kesejahteraan kuat," ungkapnya.

Yohan sekaligus meminta kepada Wakil Gubernur Sulsel agar menjelaskan kepada rakyat Toraja seperti apa penekanan dimaksud dalam wisata halal karena di sosial media (sosmed) sudah banyak polemik saling menyindir. (*)

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Penulis: Risnawati M
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved