Pembangunan Asrama Hipmi Parepare Tak Kunjung Rampung, Ini Alasannya

Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK proyek ini, Waris mengakui, masih ada beberapa perencanaan jangka panjang

Pembangunan Asrama Hipmi Parepare Tak Kunjung Rampung, Ini Alasannya
mulyadi/tribunparepare.com
Kondisi Gedung Asrama Hipmi Pare di jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar 

TRIBUNPAREPARE.COM, BACUKIKI BARAT - Pembangunan Asrama Hipmi Parepare di jalan Perintis Kemerdekaan Makassar hingga saat ini masih semrawut.

Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK proyek ini, Waris mengakui, masih ada beberapa perencanaan jangka panjang yang merupakan tahap terakhir.

"Pembangunan Asrama Hipmi Pare ini memang masih butuh anggaran perampungan. Dari perencanaan anggaran yang dibutuhkan Rp 3,4 miliar,"jelasnya saat dihubungi, Rabu (27/2/2019).

Waris mengatakan, pihaknya sudah mengajukan anggaran perampungan asrama Hipmi Pare ini, tetapi tidak masuk dalam penganggaran.

"2018 kita sudah ajukan di Bappeda tetapi tidak terakomodir. Di 2019 ini pun kembali kita ajukan tetapi tidak masuk juga,"terang dia.

Waris pun menjelaskan, anggaran tahap pertama 2016, Rp 1 miliar pengerjaan fokus pada lantai dasar."Awalnya kan 10 kamar tetapi karena pelebaran ruangan maka tinggal sembilan,"jelasnya.

Sedangkan tahap kedua, kata Waris anggaran yang kucur Rp 1 miliar fokus pada pengerjaan lantai dua."Plat dan atap. Karena kalau tidak diatapi nanti rusak,"tutur dia.

Ketika ditanya, mengenai alasan belum dirampungkannya rehab Asrama Hipmi Pare ini, Waris mengaku, tidak mengetahui alasannya.

Dari rehab Gedung Hipmi Pare ini, bangunan sisi kiri dan kanan, sebagian belum dipasangi tegel dan plafon. Di bagian tengah nantinya akan dibanguni aula.

Sedangkan bagian depan, bahkan belum tersentuh sedikitpun padahal dari gambar perencanaan bangunan ini berbentuk U.

Proses pengerjaan bangunan asrama ini pun, sempat menjadi perbincangan dan disoroti warga Parepare.(adi)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @adibrencheck

Penulis: Mulyadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved