Hingga Februari 2019, RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng Tangani 32 Pasien DBD

32 warga Bantaeng terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) selama hingga Februari 2019.

Hingga Februari 2019, RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng Tangani 32 Pasien DBD
Edi Hermawan/Tribunmaros.com
Direktur RSUD Prof Anwar Makkatutu Bantaeng, Sultan. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - 32 warga bantaeng terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) selama tahun 2019.

RSUD Prof Anwar Makkatutu bantaeng menangani pasien itu selama dua bulan belakangan.

"Dari 1 Januari hingga hari ini, kami sudah menangani 32 pasien penyakit DBD," kata Direktur RSUD Prof Anwar Makkatutu bantaeng, Sultan kepada TribunBantaeng.com, Selasa (26/2/2019).

Baca: Tekan Angka Pelecehan Seksual Terhadap Anak, Ini yang Dilakukan Dinas P3A Jeneponto

Baca: Dikeluhkan, Lubang Jalan di Lau Maros Ditambal

Baca: 37 Ketos Ikuti Seleksi Tulis Esai dan Wawancara di Unhas

Menurutnya, dari jumlah kasus DBD itu. Ditangani 12 pasien pada bulan Januari, sedangkan untuk Februari ada 20 pasien.

Menurutnya, mereka yang ditangani dengan kasus DBD itu semuamua merupakan warga Bantaeng.

Sementara itu, Kabid P2P Dinkes Bantaeng, Armansyah menyebut ada 86 kasus DBD di Bantaeng selama tahun 2018.

86 orang ini tersebar pada delapan kecamatan se-Bantaeng. Tetapi paling banyak pada wilayah kerja Puskesmas Banyorang, Kecamatan Tompobulu, Bantaeng.

Jumlah kasus ini menurutnya menurun dari tahun ke tahun. Dinkes terus berupaya menekan wabah penyakit DBD ini.

Peran serta masyarakat juga sangat penting, salah satunya lewat upaya 3M plus, abateisasi dan fogging. (*)

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com. edy_eh13

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

A

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved