Diduga Pukul Staf Panwascam Sinjai Tengah, Kepala Desa Bonto Dilapor Polisi

Kades Bonto Kecamatan Sinjai Tengah, Mappiare (53) dikabarkan melakukan pengeroyokan terhadap Staf Panwascam Sinjai Tengah

Diduga Pukul Staf Panwascam Sinjai Tengah, Kepala Desa Bonto Dilapor Polisi
TRIBUN TIMUR/FIKRI ARISANDI
Ketua Bawaslu Sinjai, Andi Muhammad Rusmin. 

TRIBUNSINJAI.COM, SINJAI TENGAH - Kepala Desa (Kades) Bonto, Kecamatan Sinjai Tengah, Mappiare (53), dikabarkan melakukan pengeroyokan terhadap Staf Panwascam Sinjai Tengah, Muhammad Sukardi (26).

Hal tersebut dialami oleh Sukardi, saat melakukan pemantauan kegiatan salahsatu calon legislatif (Caleg) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), di rumah kepala Desa Sautengnga, Ansar Arif.

Sukardi menceritakan, awalnya dirinya lewat di depan rumah Kades Saotengnga, Sinjai Tengah Ansar Arif, usai menghadiri acara pernikahan.

Baca: Tekan Angka Pelecehan Seksual Terhadap Anak, Ini yang Dilakukan Dinas P3A Jeneponto

Baca: Dikeluhkan, Lubang Jalan di Lau Maros Ditambal

Baca: 37 Ketos Ikuti Seleksi Tulis Esai dan Wawancara di Unhas

Namun, karena ia melihat ada keramaian, dirinya kemudian singgah.

Karena melihat ada salah satu Caleg DPRD Sulsel yang hadir, Sukardi kemudian singgah dan mengambil dokumentasi.

Oknum kades yang melakukan pemukulan tersebut, sempat menghalangi Sukardi mengambil gambar hingga akhirnya dipukul.

"Sebelum saya mengambil gambar, saya memperkenalkan diri bahwa saya pengawas pemilu dari Staf Panwascam Sinjai Tengah, tapi tetap saya dipukuli," Katanya, Minggu (24/2/2019) malam.

Padahal, dalam menjalankan tugas, Sukardi dilengkapi dengan surat tugas yang jelas.

"Tiba-tiba saya dikeroyok. Leher saya juga dicekik," jelasnya.

Bahkan dokumentasi di telepon genggam milik Sukardi juga dihapus.

Halaman
12
Penulis: Firki Arisandi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved