Kongres Pertemuan Raya Senior GMKI Gelar Dialog Kebangsaan di Kete Kesu

Dialog kebangsaan berlangsung di kawasan Objek Wisata Kete Kesu, Kelurahan Pantanakan Lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara.

Kongres Pertemuan Raya Senior GMKI Gelar Dialog Kebangsaan di Kete Kesu
Risnawati
Dialog kebangsaan kegiatan Kongres atau pertemuan raya ke-3 perkumpulan senior GMKI di kawasan Objek Wisata Kete Kesu, Kelurahan Pantanakan Lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Sabtu (23/2/2019) 

TRIBUNTORAJA.COM, KESU - Dialog kebangsaan berlangsung di kawasan Objek Wisata Kete Kesu, Kelurahan Pantanakan Lolo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Sabtu (23/2/2019).

Dialog kebangsaan salah satu rangkaian kegiatan Kongres atau pertemuan raya ke-3 perkumpulan senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) di Toraja.

Menghadirkan tiga narasumber dari kelompok Cipayung plus (GMKI, HMI, MKRI, GMNI, PMI dan lainnya) yaitu Ketua Umum Ikatan Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik RI (PMKRI) Harmawi Taslim.

Juga, Wakil Ketua Umum Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Yunus Razak dan Ketua Umum Pengurus Nasional Perkumpulan Senior GMKI, Bernard Nainggolan.

Tema dialog 'Peran alumni Cipayung dalam berbangsa dan bernegara'.

Salah satu panitia, Edward Tanari mengatakan tema dari dialog yaitu bagaimana kelompok Cipayung menyikapi dinamika politik yang kontenporer dan respon atas dinamika politik yang berkembang.

"Dialog ini kita rancang agar selalu menjalin hubungan dialogis diantara para alumni yaitu dari kelompok Cipayung yang dulu berasal dari mahasiswa," ujar Edward, Senin (25/2/2019).

Dijelaskan dalam dialog dibicarakan terkait hal kebangsaan sebab, kebangsaan adalah masalah yang sangat penting untuk dibicarakan.

"Apalagi di tahun ini kita tahu item-item politik kebangsaan yang sedang mengalami ujian serius, nah kalau kita tidak sikapi dengan baik, jadi kita membuka diri untuk saling mengerti apa yang menjadi harapan bersama," tambahnya.

Menurutnya, jika tanpa dialog kebangsaan dan tidak diperangi akan tenggelam dan tujuan dialog yaitu mengingatkan kembali kepada semua elemen bangsa dan Cipayung bersuara.

Setelah dialog, dilangsungkan sambutan dari Ketua Perkumpulan Senior GMKI masa bakti periode tahun 2019-2022 yakni Febry Tettelepta terpilih sebelum digelar dialog kebangsaan. 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, @cinnank17

Baca: Fela Gadis Indonesia Laku Dijual Rp 19 Miliar, Inilah yang Buat Pengusaha & Politis Tertarik Padanya

Baca: Klasemen dan Top Skor Liga Spanyol - Video Gol Levante vs Real Madrid, 2 Penalti Menangkan Si Putih

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

Penulis: Risnawati M
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved