Data P2TP2A 2017-2018, Ada 19 Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu

Sebanyak 19 kasus Pemerkosaan anak terjadi di tahun 2017-2018 di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Data P2TP2A 2017-2018, Ada 19 Kasus Pemerkosaan Anak di Luwu
TRIBUN TIMUR/DESY ARSYAD
Kepala Sub Bidang P2TP2A DP3A Luwu, Nursamsi. 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebanyak 19 kasus Pemerkosaan anak terjadi di tahun 2017-2018 di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Jumlaj tersebut, sesuai data Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Luwu.

Kepala Sub Bidang P2TP2A DP3A Luwu, Nursamsi, menguraikan jumlah kasus tersebut.

Baca: BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Toraja Utara Beri Santunan Kematian Tenaga Honorer

Baca: Dikeluhkan, Lubang Jalan di Maccopa Maros Sudah Ditambal

Baca: Unjukrasa depan Unismuh Makassar, SMI Sebut Cebong dan Kampret Gaya Politik Borjuasi

Dia juga menyebutkan dalam rentetan waktu tersebut kasus pemerkosaan anak mengalami peningkatan.

"Tahun 2017 ada tujuh kasus. Dan tahun 2018 ada 12 kasus pemerkosaan anak," ujarnya, Senin (25/2/2019).

Ia menuturkan faktor penyebab terjadinya kasus tersebut akibat maraknya pergaulan bebas dan pengaruh lingkungan.

Sedangkan untuk di bawah umur pihaknya P2TP2A menyimpulkan penyimpangan.

"Pelakunya kebanyakan orang dekat korban sendiri," tuturnya.

Pihak P2TP2A sendiri aktif melakukan pendampingan para korban.

Dari sejak masih proses laporan polisi, hingga putusan persidangan.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

(

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved