447 Calon P3K Luwu Ikut Seleksi Kompetensi di SMKN 2 Luwu

Sebanyak 447 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Kabupaten Luwu mengikuti seleksi kompetensi.

447 Calon P3K Luwu Ikut Seleksi Kompetensi di SMKN 2 Luwu
desy arsyad
suasana menunggu calon P3K Luwu, mengikuti seleksi kompetensi di SMKN 2 Luwu, jalan jalur dua Belopa, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Luwu, Sabtu (2322019). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Sebanyak 447 calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) Kabupaten Luwu mengikuti seleksi kompetensi.

Seleksi berlangsung di SMKN 2 Luwu, jalan jalur dua Belopa, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Luwu, Sabtu (23/2/2019).

Kepala BKPSDM Luwu, Sulaiman mengatakan, para peserta seleksi harus memenuhi nilai passing grade untuk bisa lolos ke tahap selanjutnya.

"Para peserta yang mengikuti tes harus mencapai passing grade nilai minimal 65 baru bisa lolos. Ini nilai jumlah keseluruhannya. Kemudian para peserta wajib kompetensi teknis minimal 42," ujarnya.

"Walaupun passing gradenya capai 65, tapi kalau nilai kompetensi teknisnya di bawah 42, maka tidak bisa lolos," jelasnya.

Selanjutnya, peserta seleksi yang lolos passing grade akan mengikuti seleksi wawancara berbasis komputer.

Wawancara berbasis komputer terdiri dari 10 soal dengan bobot jawaban benar bernilai, tiga, dua, satu, tidak dijawab nol.

"Di seleksi wawancara berbasis komputer, peserta harus mengumpulkan nilai paling rendah 15," ucapnya.

Sekedar diketahui, Pemkab Luwu menyediakan sebanyak 84 formasi P3K tahap pertama khusus pegawai honorer K2.

84 formasi tersebut didominasi tenaga guru. Yakni, 50 tenaga guru, 17 tenaga kesehatan dan 17 penyuluh pertanian.

Dengan kualifikasi pendidikan tenaga guru minimal pendidikan S1. Tenaga kesehatan, S1 dan D3. Penyuluh pertanian, S2, S1 dan SMA sederajat.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, @desy_arsyad

Baca: Video Viral Detik-detik Pria Lompat dari Atap Mal Tersebar di WhatsApp & IG, Berikut 5 Faktanya

Baca: Setelah Dukung Jokowi - Maruf Amin, Celana Camat Basah saat Diperiksa, Apa Gerangan Terjadi?

 

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved