Kapolres Bentuk Tim Khusus Selidiki Pembangunan Kota Idaman di Pattallassang

Perwira polisi dua melati ini menduga ada permasalahan dalam rencana pembangunan Ibukota Baru Kabupaten tanah Karaeng ini

Kapolres Bentuk Tim Khusus Selidiki Pembangunan Kota Idaman di Pattallassang
Ari Maryadi/Tribungowa.com
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga bersama BPN meninjau lokasi pembangunan Kota Idaman di Pattallassang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan telah membentuk Tim Penyelidik Khusus untuk menyelidiki pembangunan Kota Idaman di Pattallassang, Kabupaten Gowa.

Perwira polisi dua melati ini menduga ada permasalahan dalam rencana pembangunan Ibukota Baru Kabupaten tanah Karaeng ini. Sebab kota idaman tersebut yang tak kunjung terwujud hingga saat ini.

"Belakangan ini kami gencar mengumpulkan informasi dari berbagai pihak untuk menindaklanjuti permasalahan rencana pembangunan Kota Idaman Pattalassang yang tidak terealisasi," kata Shinto, Jumat (22/2/2019).

Baca: Bupati Gowa Sebut Pembangunan Bendungan Jenelata Hikmah Bencana

Baca: Polres Gowa Bidik Tersangka Keracunan Massal Usai Pemeriksaan Lab Forensik

Jebolan Akpol angkatan 1999 ini menegaskan, pihaknya telah mengumpulkan data sejak 2015. Hasilnya, ada sejumlah transaksi peralihan hak atas tanah garapan kepada berbagai pihak.

Tanah di Desa Pacelekang, Desa Panaikang dan Desa Jenemadingin Kecamatan Pattallassang banyak dilakukan transaksi oleh perusahaan swasata yang bergerak dalam bidang developer.

"Polres Gowa saat ini fokus mengurai permasalahan hukum apa saja yang telah terjadi dalam transaksi-transaksi tersebut," tegas Shinto.

Shinto menilai, Kota Idaman di Pattalassang tidak kunjung teralisasi karena ada pihak lain yang mengaku memiliki lahan tersebut dan menjadikan lahan itu sebagai aset perusahaan.

Kapolres Gowa bersama sejumlah personel dan BPN juga telah melakukan peninjauan ke lokasi, Kamis (21/2/2019) kemarin. Mereka menyandingkan lokasi lapangan dengan peta elektronis yang dimiliki BPN.

"Yang jelas kami bekerja profesional, kami juga telah turun ke lapangan untuk menganalisa fakta-fakta," kata AKBP Shinto Silitonga.

Shinto menegaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus untuk menyelidiki permasalahan dalam rencana pembangunan Kota Idaman ini

"Kami telah membentuk tim khusus. Tugasnya mengumpulkan fakta, mengecek lokasi, menganalisa dokumen terakit, serta berkoordinasi dengan pihak PTPN XIV, Pemkab Gowa, BPN, dan perusahaan developer," tandas Shinto.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Baca: Marion Jola Akhirnya Respon soal Kritikan Buka Jaket di Hadapan Siswa, Tak Sangka Viral di Medsos

Baca: Kronologi Pejabat Tembak Bocah karena Ambil Mangga yang Jatuh ke Jalan, Ngakunya Tembak Kucing

Baca: Berboncengan Pakai Motor Ninja, Pelajar SD dan SMP di Sorowako Meninggal Usai Tabrak Pelindung Jalan

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved