Jumlah Pemilih di Maros Bertambah Jelang Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maros, rapat pleno penetapan tambahan jumlah pemilih, untuk Pemilu 2019, Jumat (22/2/2019).

Jumlah Pemilih di Maros Bertambah Jelang Pemilu 2019
ansar
Komisioner KPUD Maros, Meilany. 

TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Maros, rapat pleno penetapan tambahan jumlah pemilih, untuk Pemilu 2019, Jumat (22/2/2019).

Rapat pleno berlangsung di aula Media Centre kantor KPU jalan Asoka, Kecamatan Turikale tersebut, ditetapkan sebanyak 158 pemilih tambahan.

Komisioner KPUD Maros, Meilany mengatakan, penambahan pemilih terjadi di 40 Tempat Pemungutan Suara (TPS), 26 Desa dan Kelurahan yang ada di 11 Kecamatan.

Dari jumlah 158 tambahan pemilih, 86 orang diantaranya pria, dan 72 perempuan.

"Selain penambahan daftar, pemilih juga ada yang melakukan pengurusan untuk keluar dari Maros," katanya.

Dia menyampaikan, sebanyak 59 pemilih kembali ke daerah asalnya. Sementara 37 pemilih ke daerah tujuan atau rantauan.

Penambahan jumlah pemilih, membuat KPUD juga harus menambah jumlah TPS.

KPU akan menambah satu TPS Desa Sambueja, Kecamatan Simbang.

"Kami hanya tambah satu TPS di Sambueja. Di sana paling banyak jumlah pemilih tambahan," katanya.

Akhir tahun 2018, KPUD telah melakukan rapat pleno Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Grand Town Hotel.

Saat itu, KPUD menyampaikan sebanyak 245.036 pemilih yang terdaftar di Kabupaten Maros.

Dari jumlah tersebut, 117.578 di antaranya pemilih pria dan 127.458 perempuan. Mereka tersebar di 14 kecamatan.

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

Penulis: Ansar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved