Pilpres 2019

Dirjen Otoda: Camat di Makassar Melanggar Dukung Jokowi-Maruf Amin bersama Eks Gubernur SYL

Ditjen Otoda: Camat di Makassar Melanggar Dukung Jokowi-Maruf Amin bersama Eks Gubernur SYL

Dirjen Otoda: Camat di Makassar Melanggar Dukung Jokowi-Maruf Amin bersama Eks Gubernur SYL
fadli/tribuntimur.com
Dirjen Otoda Kemendagri, Sumarsono 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Dirjen Otonomi Daerah (Otoda) Kemendagri RI Sumarsono, menyesalkan tindakan para Camat di kota Makassar, secara terang-terangan nyatakan dukungan terhadap salah satu calon Presiden RI pada Pilpres 2019.

Sumarsono juga mantan Pj Gubernur Sulsel ini menyebutkan Camat yang berlatar belakang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk netral di setiap momentum pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan Presiden.

"Harus jaga netralitas, jadi tidak bisa ada dukungan terhadap Paslon (pasangan calon) ke ruang publik," ujar pria yang akrab diaapa Soni ini, via whats app, ke tribun-timur.com, Kamis (21/2/2019).

Menurutnya aktivitas seorang ASN yang terlibat dalam politik praktis, sudah pasti melanggar peraturan yang ada.

Hal itupun berujung pada sanksi.

"Aduuh. Mereka kan ini camat yang eksis,"sindir Soni.

Menurutnya pelanggaran terhadap pemilu, itu bisa ditindaklanjuti oleh pengawas, atau Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Dengan dasar rekomendasi Bawasalu, ASN yang terlibat politik praktis sudah harus disanksi.

Dalam kondisi seperti sekarang, Bawaslu harus menjadi lembaga yang Independent.

Setiap aktivitas pejabat negara atau perseorangan melakukan pelanggaran pemilu harus diawasi dan ditindak seadil-adilnya.

Halaman
123
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved