Danny Pomanto Dinilai Tukang Janji, Irwan Djafar: Politik Itu Dinamis

Irwan menambahkan, politik itu dinamis. Sehingga jika ada perubahan konstelasi, tidak mesti disorot dengan sikap sinistik.

Danny Pomanto Dinilai Tukang Janji, Irwan Djafar: Politik Itu Dinamis
abdul azis/tribuntimur.com
Anggota DPRD Makassar dari Partai Nasdem Irwan Djafar 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR- Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto berjanji memenangkan partai bentukan Surya Paloh di Makassar pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019.

Danny Pomanto menargetkan Nasdem sebagai partai pemenang atau mendudukan kader Nasdem sebagai Ketua DPRD Makassar.

Baca: Gadis Cantik Ini Pilih Minggat, Tak Mau Dijodohkan dengan Pria Pilihan Orangtua! 4 Bulan Menghilang

Baca: Tim Cyber Crime Polda Sulsel Bongkar Penipuan ITE Libatkan WNA Nigeria

Hanya saja, pernyataan Danny Pomanto disorot, sebagian orang menilai Danny tukang janji, sehingga hanya menyenangkan orang.

Anggota DPRD Makassar dari Partai Nasdem, Irwan Djafar dikonfirmasi tidak ingin terlalu menanggapi berlebihan pernyataan segelintir orang yang mengatakan Danny Pomanto tukang janji.

Baca: Malam Munajat 212 - Titiek Soeharto Shalat Magrib di Monas, Prabowo Bakal Hadir?

Menurut Irwan Djafar, pernyataan Danny menjanjikan kemenangan bagi Nasdem hal yang biasa saja.

"Sebenarnya tidak usah ditanggapi berlebihan. Kalau janji dalam politik itu kan sah-sah saja. Politik dinamis, kalau hari ini kita sama-sama tentu akan mendukung kamu, tetapi suatu ketika kita tidak sama, maka saya tidak mendukung lagi kan," kata Irwan, Kamis (21/2/2019).

Dia meminta kepada sesamanya politisi, agar tidak ada kesan tendensius. Apalagi saat ini musim politik.

Baca: Ruas Jalan AP Pettarani Kota Barru Berlubang, Warga Minta Diperbaiki

Dia mengajak kepada koleganya untuk tetap mengedepankan politik santun tanpa saling memaki.

"Janganlah tendensius. Karena politik ini kan, kadang kita satu perahu, kadang kita punya perahu, tapi sama-sama tujuan. Kalau ada yang mengatakan pak Danny itu tukang janji, saya kira itu tendensius," kata Irwan.

Irwan menambahkan, politik itu dinamis. Sehingga jika ada perubahan konstelasi, tidak mesti disorot dengan sikap sinistik.

Baca: 15 Camat Dukung Jokowi-Maruf, Danny Pomanto: Ada yang Salah dengan Video Itu?

"Dulu saja, saya sama pak Danny tidak sama-sama, sekarang kami sama-sama, dan itu adalah suatu fakta. Saya kira jangan terlalu Baperlah. Ayo kita ngopi sama-sama ,"katanya.

"Wajar saja, jika Danny menargetkan NasDem sebagai pemenang. Saya kira penyataan itu biasa-biasa saja, tidak usah ditanggapi berlebihan," jelas Irwan Djafar.(TRIBUN.TIMUR.COM)

Laporan Wartawan tribuntimur.com @abdul-azis-alimuddin

Penulis: Abdul Azis
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved