Siswi SMAN 7 Luwu Terlibat Perkelahian dan Videonya Viral di Medsos Belum Masuk Sekolah

Wali kelas korban, Arfan, saat dihubungi melalui WhatsApp oleh TribunLuwu.com mengatakan jika anak walinya sejak kejadian belum masuk sekolah.

Siswi SMAN 7 Luwu Terlibat Perkelahian dan Videonya Viral di Medsos Belum Masuk Sekolah
Marwah Shop
Capture status facebook Marwah Shop

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Siswi SMAN 7 Luwu yang terlibat perkelahian dan videonya sempat viral di media sosial (Medsos), hingga kini belum masuk sekolah.

Dimana korban inisial NDY dikeroyok oleh kakak kelasnya inisial YM dan FA di depan Pasar Lanipa, Desa Lanipa, Kecamatan Ponrang Selatan, Luwu.

Wali kelas korban, Arfan, saat dihubungi melalui WhatsApp oleh TribunLuwu.com mengatakan jika anak walinya sejak kejadian belum masuk sekolah.

"Sejak kejadian pada Jumat (15/2/2019) belum pernah masuk sekolah, sampai hari ini. Laporannya masih sakit," ujarnya, Rabu (20/2/2019).

Sementara, kakak kelas korban yang tak lain adalah pelaku pengeroyokan hingga kini juga belum masuk sekolah.

Disamping itu, sepupu korban, Marwah, membenarkan jika adik sepupunya itu belum masuk sekolah.

"Iye belum masuk pi sekolah. Karena masih sakit dada dan lehernya," ucap Marwah.

Sebelumnya, video aksi baku pukul antara siswi SMAN 7 Luwu viral di media sosial (Medsos) facebook.

Video tersebut diunggah oleh akun facebook bernama Marwah Shop pada Sabtu (16/2/2019).

Dalam postingannya, Marwah menuliskan jika adik sepupunya menjadi korban.

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved