Desa Bontotengnga Sinjai Jual Objek Pattiro-Tiroang di Lomba Desa

Inovasi Kepala Desa Kaswan ini sudah mendapat apresiasi dari Bupati Sinjai, A Seto Gadhista Asapa dan pihak Kementerian Ketanagakerjaan.

Desa Bontotengnga Sinjai Jual Objek Pattiro-Tiroang di Lomba Desa
samsul bahri/tribun timur
Kantor Desa Bonto Tangnga dan masyarakat desa sedang lintasi jalan setempat, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, SINJAI BORONG- Pemerintah Desa Bontotangnga, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan (Sulsel) sedang mempersiapkan diri ikut lomba desa se-Kabupaten Sinjai.

Segala persiapan sudah dilakukan oleh pemerintah desa bersama masyarakat setempat.

Mulai dari penataan kampung di desa tersebut, seperti pembersihan dusun, cat pagar rumah warga seragam putih merah jambu, dan nama-nama jalan sudah diadakan.

Baca: Empat Rekannya di DO, Mahasiswa IAIM Sinjai Unjuk Rasa

Baca: Baliho Anggota DPRD Sulsel Rusak di Sinjai, Pelaku Akan Dilaporkan

Menurut Kepala Desa Bontotangnga, Kaswan bahwa selain penataan lingkungan yang lebih menarik di desa itu juga memiliki objek wisata yang populer di awal tahun 2019 di Sinjai ini.

Objek wisata itu bernama Bukit Pattiro-tiroang yang terletak di Dusun Balantieng. Objek wisata perbukitan ini memiliki keindahan alam yang mempesona.

Baca: Maczman Parepare : PSM Makassar Menang 5-0 Lawan Perseru Serui

Selain itu, kuliner masyarakat setempat berupa kue Paranggi dan baje' (kue terbuat dari tepung terigu dan beras ketang, gula merah) yang tak kalah menariknya hingga kopi Sinjai Borong.

Inovasi Kepala Desa Kaswan ini sudah mendapat apresiasi dari Bupati Sinjai, A Seto Gadhista Asapa dan pihak Kementerian Ketanagakerjaan.

Baca: Keperawanan Mahasiswi Direnggut Pak Dosen, Tak Berkutik saat Video Panas Akan Disebar

Desanya juga didukung 10 kelompok pengrajin, seperti pembuatan meubel dan kerajinan lainnya.

Sedang bidang bisnis, masyarakat desa setempat memiliki usaha Kopi Borong yang sudah memasuki pasar di Sulawesi Selatan dan terdapat pengrajin rokok tradisional yang disebut Ico Cella (rokok tembakau merah).

Dan yang tidak terlupakan, sejumlah masyarakatnya pandai membuat batu bata dengan menggunakan batu gunung.

Baca: Prediksi Susunan Pemain PSS Sleman vs Borneo FC 19.00 WIB: Live Streaming INews TV Nonton Disini

"Kesemuanya itu sebagai kekayaan desa kami yang kami persiapkan menuju desa mandiridan desa inovatif di masa yang akan datang," kata Kaswan, Rabu (20/2/2019).

Desa tersebut berbatasan langsung dengan Desa Kahayya, Kecamatan Kindang, Kabupaten Bulukumba dengan jumlah penduduk 1.477 jiwa, Luas wilayah 12.936,5 kilometer persegi.

Baca: Gubernur Sulsel Dijadwalkan Hadiri Puncak Perayaan HUT ke-59 Kabupaten Pangkep

Jarak dari Ibukota Kabupaten Sinjai 50 kilometer, Mata pencaharian masyarakatnya 368 orang sebagai petani, Aparatur Sipil Negara (ASN) 11 orang, karyawan swasta 22 orang.

Peternak 200 orang, pengrajin 10 orang, pelaku seni 20 orang, S2 satu orang, S1 10 orang. Jumlah warga miskin 429 jiwa.(*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri @Sambah Sambahrii

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved