Bupati Luwu Timur Bagikan 6.844 Sertifikat Tanah, Warga Tomoni: Jokowi Spektakuler

Bupati Luwu Timur membagikan 6.844 sertifikat tanah kepada warganya di Lapangan Tomoni, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur

Bupati Luwu Timur Bagikan 6.844 Sertifikat Tanah, Warga Tomoni: Jokowi Spektakuler
Humas Luwu Timur
Bupati Luwu Timur membagikan 6.844 sertifikat tanah kepada warganya di Lapangan Tomoni, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (19/2/2019). 

TRIBUNLUTIM.COM, TOMONI - Bupati Luwu Timur membagikan 6.844 sertifikat tanah kepada warganya di Lapangan Tomoni, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (19/2/2019).

Pembagian simbolis juga disaksikan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulsel, Dadang Suhendi.

Husler mengatakan kebijakan penyerahan sertifikat merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat. Terbitnya sertifikat tanah kata Husler akan memberikan kepastian hukum dan jaminan atas bidang tanah yang dimiliki masyarakat.

Baca: Gerhana Bulan & Supermoon Malam ini: Cerita Gerhana Bulan di Zaman Rasulullah dan Anjuran Ibadah

Baca: Fenomena Supermoon, Air Laut Akan Naik di Pesisir Makassar

Baca: Polres Maros Intai Penyalur Bansos, Jika Salah Sasaran Pelaku Dapat Ganjaran

"Sertifikat tanah juga menjadi dokumen aset yang bernilai karena bisa dimanfaatkan untuk dijadikan jaminan perbankan untuk mendukung usaha masyarakat agar semakin berkembang lebih baik lagi," kata Husler.

Plt Kepala BPN Luwu Timur, Marthen Rante Tondok mengatakan, 6.844 sertifikat tanah yang dibagi terdiri atas sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap atau PTSL sebanyak 3.775 bidang meliputi desa yakni Buangin, Margolembo, Mandiri, Pancakarsa, Bangun Jaya dan Beringin Jaya.

Juga diserahkan sertifikat redistribusi tanah objek landreform sebanyak 3.069 bidang dari total 3.993 sertifikat tahun 2018, dimana sebelumnya sudah diserahkan sebanyak 942 sertifikat.

Dadang Suhendi menyatakan penyerahan sertifikat ini merupakan program Presiden RI, Jokowi yang mencapai jutaan sertifikat. Tahun 2019, program kembali digulirkan mencapai 9 juta sertifikat bidang.

"Pemberian sertifikat ini semata-mata untuk menjamin kepastian hukum dan meminimalisir konflik pertanahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dimana sertifikat itu bisa dimanfaatkan untuk menambah modal usaha atau membiayai pendidikan anaknya," tuturnya.

Semua program ini, kata dia, tidak akan terlaksana tanpa dukungan pemerintah daerah. Apalagi di era otonomi daerah ini kalau tidak kompak bekerja bersama tidak akan selesai rakyat bisa dilayani.

"Luwu Timur saya apresiasi, bupatinya begitu peduli untuk mensejahterahkan masyarakatnya, khususnya sertifikat tanah PTSL dan pelepasan kawasan hutan. Intinya, beliau peduli untuk memberikan jaminan kepastian hukum bagi masyarakatnya," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Ivan Ismar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved