Bank Mandiri Apresiasi Pedagang Lewat MDU, Begini Cara Raih Poinnya

MDU merupakan bagian dari program loyalty untuk meningkatkan transaksi keuangan nasabah, khususnya pedagang.

Bank Mandiri Apresiasi Pedagang Lewat MDU, Begini Cara Raih Poinnya
handover
Suasana Mandiri Dagang Untung yang digelar Bank Mandiri Regional Sulawesi dan Maluku di Hotel Aston, Jl Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (18/2/2019) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Aly

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mengapresiasi pedagang yang jadi nasabah, Bank Mandiri membagikan emas batangan dan sepeda motor melalui Program Mandiri Dagang Untung (MDU) 2018.

Pada program ini, nasabah diajak menukarkan MDU Poin yang terakumulasi dari berbagai transaksi dan penempatan dana di Bank Mandiri.

Hal itu diungkapkan Regional CEO Bank Mandiri Sulawesi dan Maluku, Angga Erlangga Hanafie saat meresmikan pembukaan program MDU 2018 di Makassar, Senin (18/2/2019).

Baca: Bank Mandiri Tebar Emas Batangan dan Motor untuk Nasabah Pedagang

Baca: Bank Syariah Mandiri Makassar Sasar Pasar Multi dan Mitra Guna

Sebagai rangkaian acara, perseroan juga menggelar kegiatan booster untuk meningkatkan awareness maupun akumulasi MDU Poin nasabah pedagang, yakni Mandiri Lebaran Bawa Untung dan Mandiri Cafe Untung yang diakhiri dengan Lelang Mandiri Dagang Untung.

Dikatakan, MDU merupakan bagian dari program loyalty untuk meningkatkan transaksi keuangan nasabah, khususnya pedagang.

“MDU ini program rutin yang telah dilaksanakan sejak 2012 serta menjadi ikon bagi 77 ribu nasabah pedagang di berbagai klaster Bank Mandiri yang tersebar di seluruh Indonesia,” tuturnya.

Program Mandiri Dagang Untung (MDU) berlangsung pada periode November 2018-Maret 2019 di 22 titik pada 13 kota di Indonesia. Beberapa kota di antaranya adalah Jakarta, Surabaya, Medan, Palembang, dan Makassar.

Menurut Angga, sejak kali pertama penyelenggaraan, MDU mendapat respon yang sangat baik dari nasabah pedagang.

Baca: OJK Rilis 99 Fintech Berizin, Zulmi: Belum Ada Dari Sulsel

Baca: Tiket PP Makassar-Jepang Favorit di SilkAir-BCA Travel Fair 2019

Hal ini terlihat dari pertumbuhan transaksi rata-rata tahunan yang mencapai 33,34 persen, dimana pada Oktober 2018 lalu, frekuensi transaksi nasabah pedagang di klaster-klaster Bank Mandiri mencapai 11 juta kali dengan nominal Rp 346 triliun.

Pihaknya juga akan terus sosialisasi kepada mitra-mitra nasabah pelaku UMKM untuk menggaet lebih banyak peserta. “Termasuk juga hadiah-hadiah yang diperoleh sehingga dapat lebih bermanfaat untuk penguatan bisnis nasabah,” tuturnya.

Berikut mekanisme untuk mendapatkan poin setiap kali melakukan transaksi:
*Transaksi EDC dibawah Rp 500 ribu (2 poin)
*Transaksi EDC Rp 500 ribu-Rp 1 juta (5 poin)
*Trnsaksi EDC di atas Rp 1 juta (10 poin)
*Referal ke pedagang lain untuk pembukaan rekening (50 poin)
*Saldo rata-rata per bulan Rp 50 juta (1 poin/berlaku kelipatan)
*Transaksi masuk rupiah SKN/RTGS/Warkat/transfer bank online via cabang/e-channel (5 poin)
*Transaksi keluar rupiah SKN/RTGS/Warkat/transfer bank online via cabang/e-channel (2 poin)
*Setoran tunai di atas Rp 10 juta (5 poin)
*Setoran tunai Rp 1 juta- Rp 10 juta (2 poin)
*Pindah buku (in out) antarnasabah (beda CIF) minimal Rp 1 juta (5 poin)
*Transaksi valas kurang dari 5.000 dollar AS (2 poin)
*Transaksi valas 5.000-25.000 dollar AS (5 poin)
*Transaksi valas lebih dari 25.000 dollar AS (10 poin).(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasriyani Latif
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved