Rumah Singgah Pasien Sinjai di Makassar Tidak Sekadar Merawat

Tak sekadar merawat pasien di rumah itu, tetapi para perawat juga berfungsi menghibur para keluarga pasien dengan sesekali bercanda d

Rumah Singgah Pasien Sinjai di Makassar Tidak Sekadar Merawat
Samba/tribunsinjai.com
Perawat PSC Sinjai sedang menemani keluarga pasian bercerita disaat waktu istirahat pasien di Rumah Tunggu Antara Jl Printis Kemerdekaan Makassar, Sabtu (16/2/2017). 

TRIBUN TIMUR.COM, SINJAI - Bupati Sinjai, Sulawesi Selatan A Seto Gadhista Asapa melalui Dinas Kesehatan Sinjai membuat inovasi baru di akhir tahun 2018 lalu.

Inovasi yang dilakukan pasca ia dilantik langsung membuat Rumah Singgah di Kota Makasssar.

Rumah Singgah ini diperuntukkan buat warga asal Kabupaten Sinjai yang sedang sakit dan sedang melakukan pengobatan di Rumah Sakit (RS) di Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan, Kota Makassar.

Ada empat rumah singgah untuk pasien dan keluarga pasien disiapkan di kota tersebut.

Warga pasien dan dua anggota keluarganya yang diperuntukkan boleh menginap di tempat yang sedang rawat inap atau rawat jalan.

Agar tidak menghabiskan banyak dana pribadi pasien maupun keluarganya sewa penginapan di Makassar atau pulang balik ke Makassar-Sinjai sehingga Bupati Sinjai A Seto Gadhista menyiapkan rumah singgah tersebut.

Pantauan Tribun Timur.com, tak sekadar rumah singgah tetapi juga setiap satu orang pasien asal Sinjai yang sedang berobat di rumah sakit di Makassar dan menginap di tempat itu dijaga dan dilayani oleh perawat.

" Mulai saat dirujuk dari Sinjai sampai di RS di Makassar hingga di rumah singgah ini kami rawat pak. Kalau di RS di Makassar kami bantu medis di sana dan kalau di rumah singgah ini kami perawat melayani khususnya yang rawat jalan sementara, seperti pengontrolan obat dan makanannya," kata salah seorang perawat asal Sinjai, Muh Yasir di Rumah Singgah Antara Pemkab Sinjai, Jl Printis Kemerdekaan III Makassar, Minggu (17/2/2019).

Tak sekadar merawat pasien di rumah itu, tetapi para perawat juga berfungsi menghibur para keluarga pasien dengan sesekali bercanda dan berbagi pengalaman dan cerita kepada mereka.

Tujuannya agar para keluarga pasien tidak jenuh dalam mendampingi keluarganya yang sedang sakit, khususnya bagi pasien yang sedang rawat jalan.

Seperti yang dilakukan tiga orang perawat Muh Yasir, Rahmania dan Hijeriani tampak sesekali mengajak keluarga pasien bercanda di luar gedung rumah singgah saat para pasien lainnya tengah beristirahat agar keluarga pasien tetap memiliki semangat untuk menjaga keluarganya yang sedang sakit. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur, Syamsul Bahri
IG. @Sambah Sambahrii

Penulis: Samsul Bahri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved